ASN Diajak Siapkan Masa Pensiun dengan Menjadi Anggota Taspen Save | Pasific Pos.com

| 20 October, 2018 |

ASN Diajak Siapkan Masa Pensiun dengan Menjadi Anggota Taspen Save

Papua Barat Penulis  Rabu, 18 Juli 2018 07:44 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – ASN di lingkup Setda Manokwari diajak mejadi anggota Taspen Save karena untuk kebaikan ASN dan keluarganya saat memasuki usia pensiun. Untuk menjadi anggota Taspen Save, minimal iuran sebesar Rp 100 ribu per bulan.

Kepala Kantor Cabang PT Taspen Manokwari, Ade Nusi Nugroho mengatakan, saat ini mungkin ASN belum berpikir soal masa pensiun karena masih menerima gaji dan tunjangan. Akan tetapi, begitu masuk masa pensiun, semua tunjangan tidak ada lagi. Yang ada hanya gaji pokok serta tunjangan untuk anak dan istri.

“Mungkin nanti pensiun hanya terima seperempat saja dari total peghasilan selama ini. Oleh karena itu, sejak dini perlu mempersiapkan masa pensiun,” ujarnya pada Sosialisasi Ketaspenan, Program THT, Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Taspe Save bagi ASN di Valdos Hotel, Manokwari, Selasa (17/7).

Dia menjelaskan, syarat menjadi anggota Taspen Save adalah ASN aktif dan sudah mendapatkan SK dengan premi minimal Rp 100 ribu per bulan.

“Namun apabila ingin menambah, maka bisa langsung top up. Ini hanya ada di Taspen Save, asuransi lain tidak ada seperti ini,” tegasnya.

Selain itu, kata dia, polis Taspen Save merupakan polis kumpulan. Artinya, polis ASN tidak dipegang masing-masing ASN, melainkan ditandatangani oleh sekda atau bupati. Akan tetapi, semua ASN yang menjadi anggota mendapatkan kartu anggota.

Untuk hak anggota Taspen Save, menurut dia, sama dengan Taspen biasa. Jika menjadi anggota Taspen Save, saat megajukan klaim ada dua manfaat yang diterima, yakni Taspen dan Taspen Save.

“Hebatnya lagi, manfaat Taspen Save bisa dua kali lipat dari tunjangan hari tua (THT) yang sekarang,” tukasnya.

Kepala BKD Kabupaten Manokwari, Anthon Renyaan mengingatkan ASN yang mengikuti sosialisasi itu untuk menyampaikan informasi yang benar kepada ASN lain di lingkup kerjanya. Hal itu dimaksudkan agar saat ada pemotongan gaji untuk membayar iuran, tidak ada perdebatan.

“Bila perlu, kita buat pernyataan, ada tanda tangan supaya ada pemotongan dan pertanyakan tinggal lihat kembali,” tegasnya.

Baginya, menyiapkan masa pensiun penting bagi ASN agar saat pensiun tidak “limbung”, sebaliknya tetap tegak seperti saat masih menjadi ASN. “Jangan mendekati masa pensiun baru ajukan kredit,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Renyaan juga menyatakan menjadi anggota Taspen Save. (CR44) 

Dibaca 243 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.