BUMKam ke Depan Menjadi Leading Sector Membangun Kampung | Pasific Pos.com

| 26 September, 2018 |

Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro saat membuka pelatihan manajemen keuangan BUMKam di Balai Latihan Penyuluh Pertanian(BLPP) Yahim Sentani, Rabu (11/7/18) Siang. Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro saat membuka pelatihan manajemen keuangan BUMKam di Balai Latihan Penyuluh Pertanian(BLPP) Yahim Sentani, Rabu (11/7/18) Siang.

BUMKam ke Depan Menjadi Leading Sector Membangun Kampung

Kabupaten Jayapura Penulis  Rabu, 11 Juli 2018 22:18 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI – Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) sebagai sebuah badan usaha di kampung kedepan akan di dorong menjadi leading sector dalam membangun ekonomi kerakyatan di setiap kampung yang berada di sembilang belas distrik Kabupaten Jayapura.

Demikian di tegaskan Wakil Bupati Jayapura, Girri Wijayantoro dalam sambutannya saat membuka secara resmi pelatihan manajemen keuangan BUMKam yang di ikuti oleh setiap pengelola BUMKam Berbasis Aplikasi Komputer di Aula Balai Latihan Penyuluh Pertanian (BLPP) Propinsi Papua Yahim Sentani, Rabu (11/7) Siang.


“Kami menghimbau kampung-kampung yang belum memiliki BUMKAM unutk segera membentuk BUMKam sebab hanya lewat BUMKam maka pembangunan ekonomi kerakyata di kanmpung dapat tertata secara baik guna menuju masyarakat sejahtera,” ujar Wabup Girri.


Dikatakan, sejalan dengan akselerasi peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan di tentukan oleh kompetensi, keahlian dan perilaku para penyelenggara pemerintahan kampung dan pada khususnya pengelola Badan Usaha Milik Kampung.


Menurutnya, pengembangan BUMKam merupakan bentuk penguatan terhadap lembaga-lembaga ekonomi kampung serta merupakan alat pendayagunaan ekonomi lokal dengan berbagai ragam jenis potensi yang ada di kampung.


Girri menjelaskan, jenis usaha bisnis sosial dalam BUMKam yakni dapat melakukan pelayana publik kepada masyarakat. Denga kata lain, memberi keuntungan sosial kepada warga , meskipun tidak mendapatkan keuntungan yang besar.


“Kami mengarahkan supaya alokasi belanja kampung yang di fokuskan untuk mendanai program ekonomi kerakyatan sebaiknya di serhakan kepada BUMKam guna mengelola dana tersebut untuk kesejahteraan warga kampung,” tukasnya.


Senada dengan Wabup Giri, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung (DPMPK) Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, S.Sos menuturkan, pelatihan ini dilakukan bertujuan untuk menyiapkan aparat kampung dan pengeloa BUMKam untuk mengelola BUMKam di setiap kampung.


Selain itu, peserta yang hadir dan mengikuti pelatihan ini setelah kembali dapat menjadi trainer bagi aparat dan pengelola BUMKam lainnya yang tidak sempat mengikuti pelatihan kali ini supaya ada kesepahaman bersama dalam pengembangan BUMKam kedepan.


“Kami hadirkan peserta pelatihan ini sebanyak 90 orang yang terbagi, 70 aparat kampung sisanya satgas pemeberdayaan kampung di DPMPK dengan waktu pelatihan hanya sehari,” tandas Mantan Sekretaris DPMPK yang kini ditunjuk menjadi Plt.

Dibaca 77 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.