Dinas Kesehatan Kota Jayapura Antisipasi Penyakit Polio | Pasific Pos.com

| 22 July, 2018 |

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari. Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari.

Dinas Kesehatan Kota Jayapura Antisipasi Penyakit Polio

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Rabu, 11 Juli 2018 21:31 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

JAYAPURA - Polio adalah penyakit virus yang sangat mudah menular dan menyerang sistem saraf.

Sama halnya seperti cacar, polio hanya menjangkiti manusia, dan dalam tubuh manusia, virus polio menjangkiti tenggorokan dan usus.


Penyakit polio kebanyakan menyerang balita yang belum melakukan vaksinasi polio, sehingga menyebabkan kelumpuhan, sulit bernapas, dan kematian.


"Pada 17 Agustus 2018, kami mencananganan kampanye polio, campak dan rubella," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari di Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (11/7/18).


Hal itu dilakukan, kata Ni Nyoman untuk mencegah peyakit polio yang masuk di Papua Nugini, yang dinilai rawan penyakit polio.


"Kita kan sudah bebas polio, jadi jangan sampai kena penyakit polio, campak dan rubella. Apalagi, Kota Jayapura merupakan daerah transit, supaya jangam sampai virus dari PNG masuk Kota Jayapura," kata Ni Nyoman.


Dinas Kesehatan Kota Jayapura terus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang identifikasi, pencegahan, dan pengobatan melalui imunisasi.


"Kebanyakan penderita polio tidak menyadari bahwa diri mereka terinfeksi karena virus polio pada awalnya hanya menimbulkan sedikit gejala atau bahkan tidak sama sekali.


"Penyakit polio disebabkan oleh virus yang umumnya masuk melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi dengan tinja, cairan batuk dan bersin," kata Ni Nyoman.

Dibaca 95 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.