Legislator Khawatir Kondisi Mahasiswa Papua Saat Ini Sudah Tak Aman | Pasific Pos.com

| 22 July, 2018 |

Laurenzius Kadepa. Laurenzius Kadepa.

Legislator Khawatir Kondisi Mahasiswa Papua Saat Ini Sudah Tak Aman

Headline Penulis  Selasa, 10 Juli 2018 20:08 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

 

Jayapura, - Anggota Komisi I DPR Papua, bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM, Laurenzus Kadepa mengkhawatirkan, kondisi mahasiswa Papua saat ini yang di luar Papua sudah tak aman.

Bahkan, legislator ini menyayangkan, karena masyarakat di luar Papua dan ormas yang selalu berpandangan mahasiswa Papua dari sisi negatif.


"Kemudian mahasiswa Papua dapat intimidasi atau segala cara kekerasan. Tidak hanya di Surabaya tapi hampir semua kota studi, misalnya Yogyakarta, Bogor, Makassar, Manado, Bandung dan lainnya," kata Kadepa ketika dihubungi lewat via teleponnya, Selasa (10/7/18).


Menurutnya, ia tidak tahu kenapa seperti itu. Namun ia meminta institusi negera, pejabat negara memberikan penjelasan karena kejadian serupa hampir terjadi di semua kota studi.


"Saya minta penjelasan kepada negara mengenai status mahasiswa Papua di kota studi. Kalau dicap, mahasiswa Papua pemabuk, anarkis itu kan tidak semua mahasiswa Papua seperti itu," ketusnya.


Bahkan saat kejadian di Yogyakarta beberapa tahun lalu, Kadepa langsung ke sana bertemu dan menfasiitasi mahasiwsa bertemu Kapolda dan Sulltan Hamengku Buwono.


Ketika itu, Kadepa berpesan kepada Sultan Hamengku Buwono agar menjaga mahasiswa Papua di Yogya karena di Papua banyak orang Yogya dan orang Papua tidak mengganggu mereka.


"Saya pikir kita tidak bisa meminta level gubernur dan kapolda untuk jaminan mahasiswa Papua tapi jaminan negara karena mahasiswa Papua ada di bawah ancaman," ujar Kadepa.


Hanya saja kata Kadepa, yang perlu dilakukan oleh pemprov Papua, berpikir untuk bagaimana mengambil keputusan untuk memulangkan semua mahasiswa Papua kembali ke Papua dengan alasan menyangut keamanan.


"Hal ini juga saya sampaikan kepada Sultan Hamengku Buwono kala itu," tutup Kadepa. (TIARA)

Dibaca 227 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.