Kapolri : Pelaksanaan Pilkada di Papua Berjalan Lancar | Pasific Pos.com

| 15 December, 2018 |

Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, MA Ph.D ketika memberikan keterangan pers didampingi Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjo, Penjabat  Gubernur Papua, Soedarmo serta beberapa pejabat Kodam di Bandara Lanud Sentani Kabupaten Jayapura, Minggu (1/7/18) petang kemarin. Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, MA Ph.D ketika memberikan keterangan pers didampingi Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjo, Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo serta beberapa pejabat Kodam di Bandara Lanud Sentani Kabupaten Jayapura, Minggu (1/7/18) petang kemarin.

Kapolri : Pelaksanaan Pilkada di Papua Berjalan Lancar

Info Papua Penulis  Minggu, 01 Juli 2018 21:24 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Tito : Kalau Ada Gangguan Keamanan, Maka Kita Akan Lakukan Upaya Hukum Secara Tegas

 

Jayapura : Menyikapi situasi Papua dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua, periode 2018 - 2023, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian bersama Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjo telah berkunjung ke Papua pada Sabtu (30/6/18).

Tujuan kedatangan kedua jenderal tersebut ke Papua adalah untuk memantau langsung situasi di Provinsi Papua pasca pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang dilaksanakan di tujuh kabupaten plus pemilihan gubernur – wakil gubernur Papua periode 2018-2023.


Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang saat ditemui awak media di Bandara Sentani, Jayapura yang hendak bertolak kembali ke Jakarta mengatakan, pelaksanaan Pilkada serentak di Papua keseluruhannya berjalan dengan lancar. Hanya Kabupaten Paniai dan Nduga saja yang pelaksanaannya tertunda.


“Tadi kita sudah melaksanakan rapat, khusus untuk Nduga, kita memang ada penambahan pasukan. Sekarang juga Kota Kenyam sudah aman, dan pasukan juga sudah cukup, kalau kurang akan kita tambah lagi” Kata Kapolri Tito didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjo, Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo serta tamu undangan lainnya di Bandara Lanud Sentani Kabupaten Jayapura, Minggu (1/7/18).


Selain itu, Kapolri juga menyatakan, berdasarkan laporan dari Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar secara keseluruhan, pelaksanaan pilkada serentak di tiga kabupaten plus pemilihan gubernur – wakil gubernur Papua 100 persen telah selesai.


Dijelaskannya, untuk Kabupaten Paniai, penundaan ini terjadi akibat adanya perbedaan pendapat antar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paniai dan Panwas setempat.


“Hal ini juga sudah menjadi atensi KPU Provinsi dan Panwas Provinsi Papua. Jadi kami serahkan mekanisme penyelesaiannya kepada KPU sebagai penyelenggara dan pengawas pemilu," tegas mantan Kapolda Papua ini.


Tito pun menambahkan, bahwa penundaan pilkada yang terjadi di Kabupaten Paniai ini akan segera dilaporkan ke KPU-RI dan Bawaslu-RI agar ada keputusan, apakah satu calon atau dua calon di Kabupaten Paniai.


“Kalau keputusan sudah diambil, maka TNI – Polri, bapak Panglima dan saya, jika diperlukan kami siap. Tapi apapun keputusan itu adalah keputusan resmi negara. Jadi berapa pun kekuatan kita, kita akan amankan," tekannya.


Hanya saja, tegas Kapolri, tidak boleh ada gangguan keamanan dalam pemillihan kepala daerah di Papua. Kita harus menjaga Papua ini agar tetap aman.


“Jadi tidak boleh ada gangguan keamanan. Kalau ada gangguan keamanan, maka kita akan lakukan upaya hukum secara tegas," tandas Kapolri Tito Karnavian. (TIARA)

Dibaca 323 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik