Semuwa Group Gelar Buka Puasa Bersama di Masjid Al-Aqsha Sentani | Pasific Pos.com

| 20 June, 2018 |

Direktur Utama (Dirut) PT Semuwa Group, H. Wagus Hidayat ketika menyerahkan bantuan kepada pihak Mualaf, disaksikan Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro dan pihak Masjid Al-Aqsha Sentani, Senin (11/6/18). Direktur Utama (Dirut) PT Semuwa Group, H. Wagus Hidayat ketika menyerahkan bantuan kepada pihak Mualaf, disaksikan Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro dan pihak Masjid Al-Aqsha Sentani, Senin (11/6/18).

Semuwa Group Gelar Buka Puasa Bersama di Masjid Al-Aqsha Sentani

Kabupaten Jayapura Penulis  Selasa, 12 Jun 2018 11:37 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Juga Lakukan Penyerahan 3 Unit Mobil Operasional dan Ambulans

 

SENTANI - Hari jadi dari P.T. Semuwa Group ke-10 tahun berkarya di tanah Papua dirayakan dengan acara buka puasa bersama, penyerahan 1 unit mobil operasional dan dua unit mobil ambulans serta penandatanganan komitmen bersama untuk mengkokohkan pencanangan zona integritas kerukunan di Kabupaten Jayapura ke-III Tahun 2018.

Acara digelar oleh Direktur Utama (Dirut) P.T. Semuwa Group, H. Wagus Hidayat, di Halaman Masjid Agung Al-Aqsha, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (11/6/18) sore.


Penyerahan satu unit mobil operasional kepada Gereja Advent dan dua (2) unit mobil ambulans masing-masing kepada Gereja Katholik Paroki Sang Penebus Sentani serta kepada masyarakat Taja-Kaureh.


Tampak hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, Kapolsek Sentani Kota Kompol Hakim Sode, pimpinan organisasi kepemudaan seperti Jimmy Yoku dan Renaldi Tokoro, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan ratusan pemuda lintas agama.


Sebagai pembawa tausyiah buka puasa Ustadz Faisal Saleh, yang merupakan Sekretaris MUI Provinsi Papua.
Direktur Utama (Dirut) PT Semuwa Group, H. Wagus Hidayat mengatakan bersyukur dalam satu waktu bisa mengadakan tiga agenda sekaligus. Yakni, buka puasa bersama, penyerahan mobil operasional maupun mobil ambulans dan sebelumnya melaksanakan pawai peduli kerukunan dalam rangka memperingati pencanangan zona integritas kerukunan di Kabupaten Jayapura yang ke-III.


"Kami bercita-cita dan juga bermimpi untuk bisa menciptakan, bahwa kami dari P.T. Semuwa Group hadir untuk semua kalangan masyarakat di daerah ini. Jadi, didalam kehidupan baik antar suku, agama, rasa dan antar golongan terkadang ada gesekan. Sehingga kami berusaha untuk menjadi pionir atau ujung tombak guna bisa mempersatukan agar tidak terjadi riak-riak atau gesekan-gesekan di tengah-tengah masyarakat, ujar Wagus yang akrab dengan panggilan Haji Dayat.


"Oleh karena itu, kami dari P.T. Semuwa Group merangkul semua elemen masyarakat, baik dari suku bangsa maupun agama agar kita dapat berjalan bersama guna menciptakan kerukunan yang harmonis dan juga dinamis, tambahnya.


H. Dayat juga menyampaikan, dalam kurun waktu 10 tahun P.T. Semuwa Group berkarya umumnya di Tanah Papua dan khususnya di Kabupaten Jayapura, pihaknya memang mengedepankan sifat sosial berupa bantuan seperti memberikan bantuan 9 (sembilan) unit mobil ambulans atau jenazah kepada pengurus Gereja dan Masjid di daerah ini.


Selain itu juga, ada bantuan motor sampah yang kita serahkan kepada beberapa Satuan TNI dan masjid serta di perumahan-perumahan warga, jelasnya.


Saat ini, sambung H. Dayat, kedepankan sifat sosial, P.T. Semuwa Group juga memberangkatkan 75 orang ke Tanah Suci. Karena dirinya melihat bahwa banyak orang-orang tua yang mempunyai cita-cita atau keinginan untuk beribadah, tapi terkendala dengan daftar tunggu atau mereka telah memiliki niat namun belum sempat sampai ke Tanah Suci untuk beribadah akibat sudah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.


"Kami melihat bahwa tujuan utama dari memberangkatkan saudara-saudara kita ke Tanah Suci ini, terutama orang-orang tua agar mereka bisa menunaikan ibadah ke Tanah Suci langsung dari hati mereka,pungkas Wagus Hidayat.

Dibaca 58 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik