Wakapolda : Pelaksanaan Pilkada Dijamin UU, Masalah Diselesaikan Secara Kekeluargaan | Pasific Pos.com

| 16 August, 2018 |

Wakapolda Papua, Brigjen Pol Yakobus Marjuki. Wakapolda Papua, Brigjen Pol Yakobus Marjuki.

Wakapolda : Pelaksanaan Pilkada Dijamin UU, Masalah Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Sosial & Politik Penulis  Minggu, 10 Jun 2018 09:06 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA, Wakapolda Papua, Brigjen Pol Yakobus Marjuki mengajak seluruh masyarakat Papua untuk mensukseskan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di Papua. Ajakan atau himbauan ini disampaikan pada kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan para santri di Pondok Pesantren Hidayatullah Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Jumat (8/6).

Hadir pada kegiatan ini, Wakapolda Papua Brigjen Pol Yakobus Marjuki mewakili Kapolda Papua didampingi sejumlah pejabat utama Polda Papua serta Ustaz Mualimin Amin dan para santri.


Lebih lanjut dikatakannya, untuk mensukseskan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018 di Provinsi Papua, setiap bulan para tokoh masyarakat dan tokoh agama berkumpul untuk melakukan doa dan puasa bersama.
“Nantinya pada tanggal 11 dan 12 Juni mendatang, para tokoh agama dan tokoh masyarakat akan kembali berkumpul untuk melaksanakan doa dan puasa bersama,” ujar Yakobus.


Keberhasilan pelaksanaan pilkada di Papua, kata Yakobus, bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian tapi juga perlu kerja keras bersama yang melibatkan Kepolisian, TNI, dan para tokoh masyarakat.


Menurutnya, ada 6 faktor yang menentukan pelaksanaan pilkada bisa berlangsung damai. Pertama, KPU dan Panwaslu selaku penyelenggara harus independen, TNI-Polri harus netral, Pemerintah Daerah selaku fasilitator agar tidak menggunakan fasilitas negara, dan ASN tidak boleh terlibat politik praktis.


“Faktor terakhir yakni para peserta pilkada harus mempunyai kesadaran hukum dan semua stakeholder harus menjamin pilkada yang bermartabat. Jadi bukan hanya tugas dan tanggung jawab kepolisian semata,” kata Yakobus.
Yakobus juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan pilkada dijamin oleh Undang-Undang sehingga setiap pelanggaran dan gangguan punya konsekuensi hukum.


“Namun diharapkan semua permasalahan bisa diselesaikan secara kekeluargaan serta tidak boleh main hakim sendiri,” kata Yakobus.


Yakobus juga mengungkapkan bahwa kondisi keamanan di Provinsi Papua saat ini lebih baik dibandingkan 5 tahun lalu.
“Komitmen Kapolda untuk menjamin keamanan masyarakat di Provinsi Papua. Kondisi sekarang jauh lebih baik dibanding 5 tahun lalu, yang terbukti dengan aktivitas masyarakat yang dapat berjalan dengan aman dan lancar,” kata Yakobus.


Dia juga menyinggung pertikaian antarkampung yang terjadi di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya yang dipicu oleh orang mabuk dan berujung tawuran dan aksi pengrusakan. Namun, kata dia, berkat tindakan tegas yang diambil jajaran kepolisian sehingga pertikaian itu bisa diselesaikan.


“Berkat ketegasan Kapolda, situasi di Papua saat ini cukup kondusif. Pertikaian di Wouma dapat diselesaikan oleh ketegasan aparat dan kerja sama dari tokoh masyarakat dan tokoh agama,” kata Yakobus.

Dibaca 93 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.