Penumpang Beat Tewas Ditabrak, Warga Palang Jalan Raya Bintuni | Pasific Pos.com

| 16 February, 2019 |

Penumpang Beat Tewas Ditabrak, Warga Palang Jalan Raya Bintuni

Papua Barat Penulis  Jumat, 25 Mei 2018 03:22 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Bintuni, TP – Puluhan warga Moskona Timur, Kabupaten Teluk Bintuni memblokade Jalan Raya Bintuni Kali Tubi, Distrik Bintuni Timur, atau tepatnya di depan Taman Kota, Kamis (24/5) sekitar pukul 17.00 WIT.

Pemalangan jalan utama ini lantaran seorang warga tewas di tempat kejadian perkara (TKP) setelah ditabrak truk bernopol DD 8846 DG. Saat itu, keduanya mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol PB 2722 BA.

Akibat blokade itu, arus lalu lintas menuju Kota Bintuni dan sebaliknya dari arah SP 5, lumpuh. Informasi dari seorang warga di sekitar TKP, kasus laka lantas terjadi sekitar pukul 16.00 WIT. Setelah kejadian, puluhan warga mendatangi TKP dan memblokade jalan menggunakan pepohonan di sekitar lokasi kejadian.

Simson Orocomna, warga Moskona Timur mengatakan, pemalangan dilakukan karena warganya ditabrak hingga tewas di tempat. Atas kejadian ini, dia mewakili warga Moskona Timur meminta pihak terkait bertanggung jawab dan membayar denda Rp. 5 miliar untuk pihak korban.

Setelah menerima laporan, anggota Polres Teluk Bintuni dipimpin Wakapolres, Kompol Jupri Tampubolon didampingi Kapolsek Bintuni Kota, Iptu Herman, Kasat Lantas, AKP Michael Ayomi mendatangi lokasi dan berupaya bernegosiasi dengan warga.

Negosiasi sempat berlangsung alot lantaran warga ngotot tidak mau membuka palang. Dalam penjelasannya, Wakapolres mengatakan pemalangan ini mengganggu ketertiban umum, apalagi saat ini umat Muslim sedang menjalankan ibadah puasa.

Meski warga merasa keberatan palang dibuka, tapi Wakapolres tetap memerintahkan anggotanya membuka blokade dengan memindahkan pohon-pohon yang menutupi badan jalan, sehingga arus lalu lintas kembali normal sekitar pukul 17.30 WIT.

Sementara itu, informasi yang diperoleh Tabura Pos disebutkan, truk bernopol DD 8846 DG yang dikemudikan Ardy (39 tahun) menabrak sepeda motor Honda Beat yang dikendarai, Elion Marbi (21 tahun) dan Maria Asem (29 tahun).

Akibat laka lantas ini, Elion Marbi mengalami luka-luka lecet di siku dan kaki kiri, sedangkan penumpangnya, Maria Asem meninggal dunia. Korban mengalami luka robek di kaki dan betis kiri serta luka lecet di dahi.

Dilansir tribratanewspapuabarat.com, Kamis (24/5), kronologis kejadian bermula ketika kedua pengendara searah dari Kampung Lama Pasar Taman Kota. Saat beriringan, posisi pengendara sepeda motor berada di depan 2 kendaraan lain, sementara pengemudi truk berada di belakang kedua kendaraan tersebut.

Sesampainya di depan Pos Beat Lantas, pengendara truk melambung 2 kendaraan yang berada di depannya, tetapi tiba-tiba pengendara sepeda motor yang dikendaraai korban berbelok ke kanan menuju Taman Kota. Pengemudi truk tidak melihat saat pengendara sepeda motor berbelok ke kanan, sehingga menabrak sepeda motor tersebut.

Setelah ditabrak truk, kedua pengendara terlempar dari sepeda motornya. Akibat kejadian itu, pengendara mengalami luka-luka, sedangkan penumpangnya atas nama Maria Asem, meninggal dunia. [ABI/HEN-R1] 

Dibaca 636 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX