Kajari Biak Dituntut Mundur dari Jabatan Karena Tidak Mampu | Pasific Pos.com

| 14 August, 2018 |

Kajari Biak Dituntut Mundur dari Jabatan Karena Tidak Mampu

Lintas Daerah Penulis  Kamis, 24 Mei 2018 19:41 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Biak, - Kepala kejaksaaan negeri Biak Numfor dituntut mundur dari jabatan. Tuntutan ini disampaikan oleh 3 (tiga) LSM anti Korupsi yaitu Kampak Papua, PKN, dan FPKB dalam aksi demo damai yang digelar Kamis (24/5).

Ketiga LSM ini menuntut Kejari Biak Sigit Januari Pribadi, SH, MH segera mundur dari jabatannya karena tidak mampu membongkar APBD Biak NumforTA. 2015, 2016, dan 2017. Demo damai ini dipimpin oleh Johan Rumkorem.


Massa membawa spanduk yang bertuliskan, Tiga LSM anti korupsi desak Kejari Biak Sigit Januari Pribadi, SH, MH segera mundur karna tidak serius tangani korupsi di Biak Numfor , Kampak Papua, PKN, dan FPKB minta kejari Biak mundur dari jabatannya karna tidak mampu bongkar APBD Biak TA. 2015, 2016, 2017 , Kami minta pihak-pihak yang seharusnya dipanggil dan ditetapkan tersangka seperti mantan BPKAD, mantan kepala BPBD dan mantan kepala dinas PU tahun 2015.


Pamflet - pamflet bertuliskan Kejari segera periksa APBD 3 tahun ini , Kejari Biak segera panggil mantan kadis pekerjaan umum untuk diperiksa , Kejari Biak segera panggil dan periksa mantam kadis pendidikan terkait dana bos , Jika Kejari tidak menahan mantan direktur RSUD Biak maka kami akan melaksanakan aksi demo yang lebih banyak lagi.


Johan Rumkorem dalam orasinya meminta kepala kejaksaan negeri Biak agar diganti karena selama menjabat sebagai kajari Biak tidak bisa menyelesaikan masalah yang ada di kabupaten Biak Numfor yaitu masalah korupsi.


" Masalah rumah sakit Biak yang dilakukan oleh direktur RSUD. Mantan kepala dinas pendidikan, Lot Yensenem harus diproses sesuai hukum yang berlaku di negara Indonesia," ujarnya.


Johan meminta Kajari Biak agar secepatnya selesaikan masalah-masalah yang ada di kabupaten Biak Numfor, seandainya tidak bisa menyelesaikannya agar Kajari Biak mundur dan dicopot dari jabatan karena selama menjabat tidak ada kerja yang nyata dan jujur terutama masalah korupsi tetapi kalau Kajari tidak segera selesaikan masalah-masalah yang ada di Biak.


Sementara itu, Muhamad Asrad (PNS RSUD Biak) mengatakan bahwa masalah korupsi yang dilakukan oleh direktrur RSUD Biak agar segera diselesaikan. Dan masalah surat P4D dan surat yang ditujukan kepada pemda Biak yang selama ini juga tidak bekerja dengan baik menyangkut dengan gaji guru-guru kontrak yang belum dibayar oleh pemda Biak sampai saat ini.


Mendengar tuntutan masa ini, Kajari Biak Sigit Januari Pribadi, SH, MH mengucapkan terima kasih karena masa dari 3 LSM sudah datang dan menyampaikan aspirasinya.


"Untuk sementara ini masih menunggu dari Polres Biak untuk menyerahkan berkas permasalahan yang ada di Biak. Kami kejaksaan perlu proses tidak bisa langsung menuntaskan hari ini juga dan kita juga perlu mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti sehingga permasalahan di Kab. Biak Numfor bisa terselesaikan," ujar Kajari.

Dibaca 247 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX