Bupati Jayapura Terima Penghargaan UHC dari Mendagri | Pasific Pos.com

| 20 June, 2018 |

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., (dua dari kanan) menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2018, yang diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang disaksikan oleh Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan Prof. Dr. dr. Fachmi Idris. Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., (dua dari kanan) menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2018, yang diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang disaksikan oleh Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan Prof. Dr. dr. Fachmi Idris.

Bupati Jayapura Terima Penghargaan UHC dari Mendagri

Kabupaten Jayapura Penulis  Kamis, 24 Mei 2018 18:53 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award yang diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, di Hotel Mercure Kebayoran Jakarta Pusat, Rabu (23/5/18) malam.

Bupati Mathius menerima penghargaan tersebut sebagai pengakuan atas prestasinya dalam hal penggratisan BPJS untuk masyarakat Kabupaten Jayapura.


"Ya, kita punya persoalan ini memang belum bisa menjangkau semua penduduk Kabupaten Jayapura dengan jaminan kesehatan, baik itu BPJS atau Kartu Indonesia Sehat (KIS). Namun di berbagai kesempatan, saya juga sudah terus bicara dengan teman-teman dari Dinas Kesehatan, RSUD Youwari dan pihak BPJS agar persoalan ini harus dituntaskan, jelas Mathius dalam rilis yang diterima wartawan harian ini, Rabu (23/5/18) malam.


Dalam penganugerahan tersebut, selain Kabupaten Jayapura, ada dua kabupaten di Provnsi Papua yang juga menerima penghargaan yang sama yaitu Kabupaten Mimika dan Kabupaten Keerom.


"Nah, Penghargaan ini bukan akhir segalanya, justru ini adalah permulaan. Kami akan berusaha menggratiskan BPJS ini untuk seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura dan kita berharap masyarakat di kabupaten ini tidak mengalami kesulitan terkait BPJS, "cetusnya.


Mathius menambahkan, segera cari masalahnya, kenapa banyak data penduduk yang tidak terakomodir. Kenapa pada saat orang datang berobat terkadang tidak lancar pelayanan kesehatannya, sehingga banyak orang melakukan komplain.


Nah, ini kita terus sedang kerjakan hal-hal ini, teknis penyelesaian ketika orang sakit datang ke rumah sakit itu yang harus diselesaikan masalahnya. Memang kita harus bentuk tim, meskipun kita sudah dianggap berhasil karena mendapat penghargaan UHC ini, ujarnya.


Dalam kesempatan itu, Mathius berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi bersama-sama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Jayapura.


Sehingga hasilnya dinilai oleh pemerintah pusat dan Kabupaten Jayapura dinyatakan layak diberikan penghargaan, ujarnya.


Diharapkan prestas yang diraih nantinya akan memotivasi seluruh jajaran kepemerintahan untuk terus bekerjasama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Terlebih khusus mengabdikan diri kepada daerah Kabupaten Jayapura tercinta ini, ujar orang nomor satu di bumi Kenambai Umbay itu.


Setelah mendapat penghargaan ini, Mathius mengingatkan, agar jangan bergembira berlebihan. Sebab, masih banyak tanggung jawab besar yang menunggu didepan mata harus diselesaikan.


Kita tidak boleh larut atau euforia yang berlebihan, terus bangun tim kerja yang kuat dan solid, tukas Mathius.


Sementara itu, Kepala BPJS Cabang Jayapura, Mathias Max Krey mengatakan, pihaknya berterima kasih dan memberi apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura dalam hal ini Bupati Jayapura beserta seluruh jajaran, karena begitu perhatian besar kepada program JKN KIS di Kabupaten Jayapura.


Luar biasa kesuksesan yang diperoleh Kabupaten Jayapura adalah kesuksesan kita semua, ujarnya.


Acara penganugerahan ini dihadiri oleh gubernur dari empat provinsi, Bupati di 98 kabupaten dan Walikota di 28 kota.


Dalam sambutannya, Mendagri mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi atas dukungan kabupaten/kota atas program UHC,"pungkas Mathias.

Dibaca 115 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik