13 Hari Dirawat, Korban Pembacokan di Tanah Hitam Meninggal Dunia | Pasific Pos.com

| 14 August, 2018 |

Kasubag Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra. Kasubag Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra.

13 Hari Dirawat, Korban Pembacokan di Tanah Hitam Meninggal Dunia

Kriminal Penulis  Rabu, 23 Mei 2018 19:53 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Hasmi Rajibun korban pembacokan oleh tiga orang tersangka yang terjadi beberapa waktu lalu di tanah Hitam Kelurahan Asano Distrik Abepura, akhirnya mengembuskan nafas terakhir setelah medapatkan perawatan medis di rumah sakit Dok II Jayapura, Rabu (23/5) siang.

Korban meninggal dunia akibat luka bacokan parang dibagian kepala dan tangan sebelah kiri. Sementara dalam insiden itu Hasmi Rajibun tidak sendiri menjadi korban pembacokan melainkan dirinya bersama Dani Subi yang tidak lain merupakan Kakak kandungannya. nahasnya dalam kejadian yang terjadi pada Kamis (10/5) lalu, kakak dari Hasmi Rajibun terlebih dahulu meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit akibat luka bacok di kepala yang dilakukan oleh tiga orang tersangka.


Kasubag Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra, ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa korban pembacokan atas nama Hasmi Rajibun yang dirawat di RSUD Dok II Jayapura telah meninggal dunia.


baca, Dua Bersaudara Dibacok, Satu Orang Tewas


“Benar Korban pembacokan di tanah hitam baru saja meninggal dunia sekitar Pukul 12.30 WIT, setelah 13 hari mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Dok II Jayapura. Dan rencananya korban akan disemayamkan di rumahnya di Tanah Hitam,” jelas Jahja saat ditemui di Mapolres Jayapura Kota, Rabu (23/5) siang.


Sementara itu, terkait dengan kasus pembacokan kakak beradik sampai dengan saat ini, kata Jahja masih berjalan dimana ketiga pelaku yakni A alias Dian (19), I (30) dan MW (19) sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Sat Reskrim Polres Jayapura Kota.


“Penangkapan ketiga pelaku hanya berselang beberapa jam setelah kejadian, dan kini ketiganya masih dalam proses dan sudah ditetapkan sebgai tersangka,” ungkap Jahja.


Mantan Kanit Reskrim Polsek Jayapura Selatan ini pun menerangkan atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan pasal 170 ayat 3 dengan ancaman 12 tahun penjara.

Dibaca 233 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.