Gubernur Papua Dihujani Batu oleh Massa Yohanes You | Pasific Pos.com

| 20 June, 2018 |

Pj Gubenrur Papua, Soedarmo, Pj Bupati Musa Isir dan rombongan diamankan aparat dari lemparan massa pendukung mantan wakil bupati Paniai Yohanes You, Rabu (23/5/2018). Pj Gubenrur Papua, Soedarmo, Pj Bupati Musa Isir dan rombongan diamankan aparat dari lemparan massa pendukung mantan wakil bupati Paniai Yohanes You, Rabu (23/5/2018).

Gubernur Papua Dihujani Batu oleh Massa Yohanes You

Headline Penulis  Rabu, 23 Mei 2018 19:48 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

PANIAI,- Penjabat Gubernur Papua Soedarmo dan rombongan hadir di Enarotali, Kabupaten Paniai untuk melantik penjabat Bupati Paniai Musa Isir, Rabu (23/5/2018).

Walaupun sudah mendapat pengamanan dari aparat keamanan, massa pendukung mantan wakil bupati Yohanes Youw melakukan unjuk rasa menolak pelantikan Pj Bupati Musa Isir.


Selain melempari aparat keamanan yang sedang berjaga-jaga, massa juga menghujani rombongan Gubernur dengan batu. Sempat diamankan ke Aula Kantor Bupati Paniai, Gubernur Soedarmo kembali keluar menemui para pendemo guna menjelaskan alasan pelantikan tersebut.


Diharapan massa pendukung Yohanes You, Soedarmo dengan tegas menyatakan bahwa dirinya melakukan pelantikan bukan karena kewenangannya sebagai Gubernur. Tetapi perintah dari pimpinan, yaitu Menteri Dalam Negeri. Sebab, Yohanes You yang sebelumnya ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Paniai, sudah habis 16 April 2018.


“Tidak ada disitu disebutkan sampai 23 Juni 2018. Jadi, saya tidak akan membohongi masyarakat semua. Saya bukan pembohong,” tegasnya dihadapan seluruh pendemo.


Soedarmo juga menjelaskan bahwa, sebagai pejabat yang ditunjuk pemerintah pusat memimpin Provinsi Papua, dirinya tidak akan mengambil keputusan yang nantinya akan merugikan masyarakat.


“Kalian masyarakat saya, tidak mungkin saya menipu,” jelas Gubernur yang disambut teriakan penolakan dari para pendemo.


Meski sudah menjelaskan alasan pelantikan selama hampir satu jam, massa pendemo tetap pada pendiriannya menolak tegas kehadiran Musa Isir sebagai Penjabat Bupati Paniai. Gubernur Soedarmo pun langsung bergegas meninggalkan pendemo.


Sementara disela-sela kunjungan itu, Soedarmo kepada pers tetap berharap masyarakat Paniai, lebih khusus massa pendukung Yohanes You dapat menerima keputusan ini. Sebab keputusan yang diambil berpijak pada aturan perundang-undangan yang berlaku.


Meski mendapat perlakuan anarkis, Soedarmo mengaku tak dendam dan berharap para pendemo dapat menjaga kedamaian dan ketentraman daerah Paniai. “Dan kalau tidak puas dengan pelantikan sekali lagi silahkan mengajukan ke pengadilan,” sebutnya.


Selain itu, Soedarmo pun meminta mantan Wakil Bupati Paniai Yohanes You agar legowo atau menerima kondisi tersebut. “Saya minta tolong kepada Pelaksana Tugas Bupati Paniai Yohanes You, bahwa yang bersangkutan waktunya sudah habis sejak 16 April 2018 lalu. Jadi, saya minta ada kesadaran untuk menerima keputusan tersebut,” harap dia.

Dibaca 313 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik