Tes Khusus 1.283 Tenaga Honor dan Penerimaan CPNS pada Juni 2018 | Pasific Pos.com

| 20 June, 2018 |

Tes Khusus 1.283 Tenaga Honor dan Penerimaan CPNS pada Juni 2018

Papua Barat Penulis  Selasa, 22 Mei 2018 22:14 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

Manokwari, TP – Kesimpangsiuran pengangkatan 1.283 tenaga honor di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat dan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), akhirnya menemukan titik terang.

Titik terang ini diperoleh setelah Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan bertemu pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokraksi (Kemenpan RB) di Jakarta.

Gubernur mengaku sudah bertemu pihak Kemenpan RB untuk membahas persoalan tersebut, beberapa hari lalu. “Kemenpan RB sudah sepakat bulan Juni 2018 nanti akan dilakukan tes khusus bagi 1.283 tenaga honorer,” kata Mandacan saat menutup HKG-PKK di halaman Kantor Bupati Manokwari Selatan (Mansel), Sabtu (19/5).

Mantan Bupati Manokwari ini menerangkan, sesuai petunjuk Kemenpan RB, tenaga honor yang umurnya di atas 35 tahun, kurang lebih sebanyak 500-an orang, akan diangkat melalui P3K.

Sementara untuk tenaga honor yang umurnya di bawah 35 tahun sekitar 700-an orang, Mandacan menjelaskan, akan dilakukan seleksi atau mengikuti tes di ibu kota provinsi. Menurutnya, tes ini dilakukan untuk menentukan rangking tenaga honor supaya bisa dipetakan sesuai penempatan tugas masing-masing.

Selain seleksi pengangkatan tenaga honor, Gubernur mengatakan, pada bulan yang sama, juga akan dibuka penerimaan CPNS formasi umum di lingkungan Pemprov Papua Barat.

Tahapan seleksinya, jelas Mandacan, akan dilakukan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) dengan persentase kuota 60 persen orang asli Papua dan 40 persen non Papua. “Kalau memang banyak tenaga teknis yang kita bisa penuhi, maka persentase bisa berubah, kita berdoa saja,” tutur Mandacan.

Di sisi lain, hal yang cukup menggembirakan yakni pada Juni 2018, juga akan dilakukan tes formasi khusus terhadap orang asli Papua sebanyak 1.000 orang dengan penempatan di dinas, kementerian, atau lembaga terkait di Jakarta.

“Untuk itu, anak-anak kita dan adik-adik kita, mulai saat ini harus siap, banyak belajar mengoperasikan komputer, sehingga saat mengikuti seleksi, nilai yang diperoleh minimal sesuai standar yang ditentukan Kemenpan RB,” pinta orang nomor 1 di jajaran Pemprov Papua Barat ini. [BOM-R1] 

Dibaca 287 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik