Pemkab Tolikara Bersama Bank Papua Bangun Kantor Kas di Tiga Wilayah | Pasific Pos.com

| 14 August, 2018 |

Wakil Bupati Tolikara,  Dinus Wanimbo,  SH,  MH didampingi Sekda Tolikara,  Drs.  Panus Kogoya dan Kepala Bank Papua Cabang Karubaga,  Ambo serta Asisten I Setda Tolikara, Ari Wibowo,  SH saat launching pembukaan Kantor Kas Bank Papua Kanggime Distrik Kanggime Kabupaten Tolikara,  Jumat (18/5/18) akhir pekan kemarin. Wakil Bupati Tolikara, Dinus Wanimbo, SH, MH didampingi Sekda Tolikara, Drs. Panus Kogoya dan Kepala Bank Papua Cabang Karubaga, Ambo serta Asisten I Setda Tolikara, Ari Wibowo, SH saat launching pembukaan Kantor Kas Bank Papua Kanggime Distrik Kanggime Kabupaten Tolikara, Jumat (18/5/18) akhir pekan kemarin.

Pemkab Tolikara Bersama Bank Papua Bangun Kantor Kas di Tiga Wilayah

Lintas Daerah Penulis  Senin, 21 Mei 2018 21:52 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Karubaga-Tolikara, - Pemerintah Kabupaten Tolikara bekerjasama dengan Bank Papua membangun Kantor Kas Bank Papua di tiga wilayah pembangunan yakni Kantor Kas Bank Papua Kanggime di Distrik Kanggime, Kantor Kas Bank Papua Bokondini di Distrik Bokondini,dan Kantor Kas Bank Papua Mamit di Distrik Mamit/Kembu.

Tujuannya, agar para kepala Kampung yang hendak mencairkan dana Desa/Kampung tidak harus ke kota dengan menghabiskan waktu terlalu lama menunggu dengan mengeluarkan biaya perjalanan yang lebih besar.


Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tolikara dibawah kepemimpinan Bupati Usman G.Wanimbo,SE,M.Si dan Wakil Bupati Dinus Wanimbo, SH, MH memberikan solusi gemilang dengan membangun kantor kas Bank Papua di tiga wilayah pusat pembangunan itu.


"Kondisi serupa juga sering kali dialami oleh para ASN Aparat Sipil Negara dari tenaga guru, tenaga kesehatan, dan pengawai Distrik saat menerima haknya seperti gaji dan penghasilan tambahan lainnya, "kata Wakil Bupati Tolikara, Dinus Wanimbo, SH, MH disela-sela pembukaan atau pengoperasian Kantor Kas Bank Papua Kanggime di Distrik Kanggime, baru-baru ini.


Menurutnya, salah satu tugas peting yang harus dilakukan pemerintah daerah adalah penyelamatan uang negara lebih khusus sumber dana yang masuk di rekening kampung dari dana desa, dan dana prospek. Karena setiap kali proses pencairan beberapa sumber dana yang masuk, itu sering kali terjadi pemotongan tanpa alasan yang jelas bahkan realisasi tidak sesuai dengan apa yang diharapkan bersama.


Untuk itu lanjut Dinus, Pemerintah mengambil langkah penyelamatan dengan membangun kantor kas Bank Papua di 3 titik pusat pembangunan sehingga mempemudahkan distrik – distrik terdekat agar bisa melakukan transaksi menyimpan dan mengambil serta mentransfer uang dengan muda dan cepat.


“Kami bangun kantor Kas Bank Papua di 3 titik pusat pembangunan ini, agar dapat mempermudah para kepala Desa/Kampung untuk memproses Dana Kampung dengan cepat, sehingga uangnya cepat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan pembangunan di Desa/Kampung masing – masing di seluruh Tolikara," jelasnya.


Apalagi, beber Dinus Wanimbo, selama ini para kepala kampung melakukan pencairan dana desa di kota. Sehingga terkadang terlambat kembali ke kampung bahkan sebagian dananya digunakan tidak sesuai dengan peruntukannya. Akhirnya kebutuhan masyarakat di desa kadang tidak terjawab dengan baik.


Oleh karena itu, Wakil Bupati Dinus Wanimbo minta, para kepala kampung harus selalu berada bersama dengan masyarakatnya di kampung, dengan menggelar musyawarah kampung untuk memprogramkan pembangunan di kampungnya.

“Saya kira kehadiran kantor kas di tiga wilayah pusat pembangunan ini, akan memudahkan dan memberikan manfaat besar. Karena selain kepala Kampung juga para ASN. Sehingga kepala kampung dan para ASN tidak lagi harus membuang waktu dan tenaga ke kota, ”ujarnya.


Pada kesempata itu juga, Wakil Bupati Dinus Wanimbo pun mengungkapkan, bahwa dana kampung dari APBN Pusat tahun 2017 sudah masuk di rekening masing – masing kampung sejak dibukanya buku rekening beberapa bulan yang lalu.


"Jadi mulai minggu depan, Mei 2018 para kepala Kampung seluruh Tolikara sebanyak 541 kampung bisa membuat spesimen bendahara untuk mengeluarkan uang, juga untuk dipergunakan pembangunan kampung. Ya tentu saja harus sesuai dengan program pembangunan yang sudah di kesepakati masyarakat kampung, " tandasnya.


Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Tolikara Obama Epius Tabo,S.Sos dan Wakil Ketua II DPRD Tolikara Yotam Rober Wenda, SH saat penyerahan buku rekening kampung kepada dua perwakilan kepala kampung yaitu, kepala Desa Yogele Wenda dan kepala Desa Mili gurik di Distrik Kanggime pun mengingatkan, agar para kepala kampung seluruh Tolikara, setelah mencairkan dana kampung ini harus memanfaatkan sebesar – besarnya untuk membangun kampung.


Ditegakkannya, langkah awal yang harus dilakukan para kepala kampung adalah melakukan musyawarah kampung untuk membuat program pembangunan kampung, sehingga hasil yang dicapai benar – benar menjawab kebutuhan bersama di kampung.


"Apabila para kepala Kampung tindak memberikan pertanggungjawaban dengan benar, maka konsekwensinya proses pencairan dana kampung berikutnya pasti akan terkendala, " tegas Obama sapaan akrabnya.

Untuk itu, para kepala kampung setelah mengelola dana kampung, maka harus mampu memberikan pertanggungjawaban dengan jelas dan benar.


"Jika tidak, maka para kepala kampung bersama bendahara dan pihak – pihak yang terlibat akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," tandanya.


Namun kedua legislator ini tetap mendukung penuh langkah pemerintah Tolikara agar kedepan melanjutkan kerjasama dengan pihak Bank Papua, karena masih ada beberapa distrik terjauh juga harus membuka Kantor Kas Bank Papua dan perlu ada terobosan Bank Papua untuk membuka kantor kas di distrik terjauh itu.


“Tidak dapat dipungkiri kalau ada sejumlah kepala kampung yang menerima dana desa lalu memanfaatkan untuk kepentingan pribadi dan juga ditemukan ada kepala kampung menyelewengkan dana kampung, maka kepala kampung yang bersangkutan sudah pasti akan di laporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diproses sesuai jalur hukum yang berlaku," tekannya. (TIARA)

Dibaca 193 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX