Polsek Poumako Musnahkan Ratusan Liter Milo | Pasific Pos.com

| 19 November, 2019 |

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto didampingi Kapolsek Pelabuhan Poumako Ipda Khairul Umam saat akan melakukan pemusnahan ratusan milo jenis sopi di halaman kantor Polsek Pelabuhan Poumako, Jumat (18/5). Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto didampingi Kapolsek Pelabuhan Poumako Ipda Khairul Umam saat akan melakukan pemusnahan ratusan milo jenis sopi di halaman kantor Polsek Pelabuhan Poumako, Jumat (18/5).

Polsek Poumako Musnahkan Ratusan Liter Milo

Kriminal Penulis  Jumat, 18 Mei 2018 20:42 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

TIMIKA - Polsek kawasan pelabuhan Poumako memusnahkan ratusan liter minuman keras lokal ( Milo ) jenis Sopi. Miras tersebut berasal dari sitaan pihak kepolisian terhadap para penumpang kapal yang turun di pelabuhan Poumako.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto didampingi Kapolsek Pelabuhan Poumako Ipda Khairul Umam melakukan pemusnahan ratusan milo jenis sopi di halaman kantor Polsek Pelabuhan Poumako, Jumat (18/5).


" Setiap kapal yang masuk kita swiping, jika ada penumpang yang membawa sopi maka kepolisian langsung menyita dan amankan di kantor sebagai barang bukti " ungkap Kapolsek Pelabuhan Poumako Ipda Khairul Umam.


Menurut Kapolsek, penyitaan dilakukan karena dampak dari miras itu sangat besar, misalnya terjadi perkelahian bisa disebabkan karena miras, terjadinya KDRT bisa dipicu karena miras dan lain sebagainya.


Kapolsek menjelaskan pada saat kepolisian melakukan swiping masyarakat yang tertangkap membawa miras memberikan seribu satu alasan. Ada yang mengatakan buat konsumsi sendiri, ada juga yang bilang untuk obat, namun secara aturan pihaknya tetap melakukan penyitaan karena mereka membawa dalam jumlah banyak. Setiap penumpang ada yang membawa 10-botol miras dan ada juga yang membawa dalam jumlah banyak dan dalam bentuk gen.


Bagi penumpang yang membawa miras, pihak kepolisian memberikan pembinaan namun bila hal tersebut masih diulang lagi maka masyarakat tersebut dikenakan hukuman sesuai dengan undangbundang yang berlaku.

Dibaca 484 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.