Bupati Mathius Kutuk Pemboman Gereja di Surabaya | Pasific Pos.com

| 17 August, 2018 |

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, ketika menerima massa aksi damai dari sejumlah OKP yang melakukan aksi damai dan pernyataan sikap terkait tindakan kekerasan atau radikalisasi dan terorisme, di Areal Parkiran Lobby Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (16/5/18) siang. Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, ketika menerima massa aksi damai dari sejumlah OKP yang melakukan aksi damai dan pernyataan sikap terkait tindakan kekerasan atau radikalisasi dan terorisme, di Areal Parkiran Lobby Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (16/5/18) siang.

Bupati Mathius Kutuk Pemboman Gereja di Surabaya

Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, mengutuk keras pemboman di tiga gereja dan rumah ibadah di Kota Surabaya, Jawa Timur. Dalam apel pagi hari Senin (14/5/18) lalu.

Pemerintah juga sudah menyatakan sikap atau membacakan pernyataan sikap pemerintah secara resmi atas seluruh nama pegawai dilingkup Pemkab Jayapura, yakni menolak terhadap terorisme dan juga mengutuk keras terhadap tindakan-tindakan oknum-oknum yang melakukan bom bunuh diri baik di Surabaya maupun di tempat lain.


"Saya mengutuk keras, ini perbuatan tidak disukai oleh agama manapun,"ujar Bupati Mathius, Rabu (16/5) di Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani.


Bupati Mathius yang menyandang gelar sebagai bapak Toleransi di Bumi Khenambay Umbay mengajak seluruh elemen bangsa untuk melawan teroris dan aksi kekerasan mengatasnamakan agama.


Jadi, seluruh Nusantara ini memberikan dukungan yang sama. Bahwa masyarakat tidak takut terhadap terorisme dan radikalisme. Oleh karena itu, pemerintah juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang punya spontanitas dalam memberikan support dan juga memberikan dukungan doa untuk keluarga-keluarga yang menjadi korban akibat teror bom di Surabaya, kata Mathius.


Ia menambahkan, seluruh elemen umat beragama harus bersatu, memperkuat persatuan dan melawan aksi-aksi tidak manusiawi tersebut.
"Saya harap kita yang ada di Kabupaten Jayapura jangan terpengaruh dan terpancing atas aksi-aksi teror mereka yang tidak brtanggung jawab, tapi mari kita tetap jaga toleransi dan persaudaraan di Kabupaten Jayapura, karena kita semua ciptaan Tuhan. Kita percayakan kepada pihak Polri dan TNI untuk menangkap para peneror, imbau Mathius Awoitauw diakhir wawancaranya.

Dibaca 70 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.