Tari Cakalele dan Lari Obor Warnai Hari Pattimura di Manokwari | Pasific Pos.com

| 17 August, 2018 |

Tari Cakalele dan Lari Obor Warnai Hari Pattimura di Manokwari

Papua Barat Penulis  Rabu, 16 Mei 2018 18:38 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP - Tarian Cakalele dan lari obor turut mewarnai Perayaan Hari Perjuangan Pahlawan Pattimura ke - 201 tahun di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat yang diselenggarakan oleh Keluarga Besar Masyarakat Maluku dan Maluku Utara, Selasa (15/5) dini hari.

Api obor Pattimura dibawa sejumlah Pemuda asal Maluku dan di arak dari Tugu I.S Kejne, Jl. Dr. Essau Sesa, menyusuri Jl. Trikora Wosi, Jl. Yos Sudarso, Jl. Merdeka, hingga finis di Eks Kantor Gubernur Papua Barat di Jl. Siliwangi Manokwari.

Saat memasuki garis finis, api obor Pattimura disambut tarian cakalele, sebuah tarian perang suku Maluku, sebelum api tersebut diterima inspektur upacara Bupati Manokwari, Demas P. Mandacan.

Bupati, dalam arahannya mengajak seluruh masyarakat Maluku di Kabupaten Manokwari untuk terus mensyukuri rahmat perjuangan Pahlawan Pattimura dalam melawan penjajah di Maluku. Menurut dia, Pahlawan Pattimura adalah salah satu Pahlawan nasional perjuangan Republik Indonesia yang patut dijunjung jasad dan perjuangannya selama masa penjajahan Belanda di Indonesia.

“Sebagai Bupati Manokwari, saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat Maluku di Manokwari yang sudah berkontribusi dalam pembangunan sampai saat ini, Manokwari tidak dapat dibangun 1 atau 2 orang, tapi harus dibangun kita semua, mari kita jaga ini,” ucap Bupati.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di jajaran Pemkab Manokwari ini, juga mengajak masyarakat Maluku untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban Manokwari, dan tidak terprovokasi dengan isu sara yang dilakukan orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

“Jaga lingkungan RT/RW masing-masing, jaga secara baik supaya tidak disusupi orang-orang yang tidak jelas asal-usulnya dan membuat kita susah, tetap waspada, saling berkoordinasi, kalau ada yang mencurigakan lapor kepada aparat keamanan setempat,” imbau Bupati.

Memasuki bulan puasa dan hari raya Idul Fitri, Bupati meminta warga agar saling menghargai dan tetap menjaga toleransi serta menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan yang ada. Selain itu, tetap kompak dan selalu menjaga persaudaraan.

Pantauan Tabura Pos, Perayaan Hari Perjuangan Pahlawan Pattimura ke - 201 tahun, di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, di ikuti ratusan masyarakat asal Maluku dengan menggunakan baju berwarna merah sebagai lambang keberanian bagi warga Maluku.

Selain melakukan upacara obor Pattimura, juga akan melakukan ziarah ke makam orang tua-tua Maluku yang berlokasi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pasir Putih. [BOM-R3] 

Dibaca 92 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.