Hingga Mei, Realisasi PAD Papua Capai 30 Persen | Pasific Pos.com

| 27 May, 2018 |

Kepala Bapenda Papua, Gerson Jitmau. Kepala Bapenda Papua, Gerson Jitmau.

Hingga Mei, Realisasi PAD Papua Capai 30 Persen

Info Papua Penulis  Rabu, 16 Mei 2018 18:27 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

JAYAPURA,- Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Papua Gerson Jitmau, menyebut sampai bulan Mei ini realiasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sudah mencapai 30 persen.

Gerson mengatakan, angka ini diperkirakan akan meningkat. “kita akan terus berupaya agar Pendapatan Daerah Papua bisa tembus angka Rp 1 Triliun seperti tahun kemarin,” ujar Gerson kepada wartawan di Jayapura, Rabu (16/5/2018).


Dikatakan, tren pendapatan di setiap samsat di Kabupaten/Kota juga terus meningkat. Selain itu, masih ada pajak dan retribusi yang dipungut oleh Satuan Keraja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua.


Ya, kita harapkan retribusi yang dikelola oleh SKPD di lingkungan pemerintah provinsi Papua dipungut dengan baik,” harapnya.


Gerson mengaku, retribusi yang dipungut oleh SKPD seperti Dinas Olahraga dan Pemuda dalam pengelolaan GOR Cenderawasih dan Stadion Mandala cukup bagus. Dimana, dinas tersebut bulan kemarin sudah setor Rp 116 juta.


Diakuinya, ada beberapa penerimaan jenis pajak ikut mendukung PAD Papua, seperti pajak kendaraan bermotor, bahan bakar dan pajak rokok bagi hasil dari pemerintah pusat.


“kita berikan apresiasi bagi wajib pajak kendaraan bermotor, karena mereka punya kesadaran yang tinggi,” tuturnya.


Lanjutnya, pihaknya tahun ini akan fokus dalam pengelolaan aset-aset milik pemerintah seperti GOR Cenderawasih, Stadion Mandala maupun aula milik SKPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Papua.


“Dari pengelolaan aset pemda tahun 2017 lalu, masih ada SKPD yang tidak capai target, kita harapkan tahun ini 26 SKPD tersebut bisa bekerja dan mengelola aset dengan baik, demi tercapainya target PAD kita,” tutupnya.

Dibaca 29 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.