Pemkab Tolikara Berdayakan 800 Pelaku UKM dan Koperasi | Pasific Pos.com

| 18 March, 2019 |

Pemkab Tolikara Berdayakan 800 Pelaku UKM dan Koperasi

Lintas Daerah Penulis  Kamis, 10 Mei 2018 21:42 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

Karubaga : Sebanyak 800 pelaku usaha UKM dan Koperasi di Kabupaten Tolikara mengikuti Bimtek, selama dua hari di Aula GIDI di Karubaga Kabupaten Tolikara.

Dimana, Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Energi Usaha Kecil dan Menengah (UKM), serta Koperasi telah melakukan berbagai upaya pengentasan kemiskinan di daerah.


Untuk itu Pemerintah Tolikara telah membuat peraturan daerah perda No. 7 tahun 2015 tentang pendoman dan tatacara pengelolaan pelaksanaan penanaman modal yang mengacu pada undang – undang No. 25 tahun 2017 tentang penanaman modal dan koperasi bisa memberdayakan UKM.


"Pemberdayaan dimaksudkan untuk menjadikan UKM sebagai usaha yang tangguh dan mandiri dalam perekonomian nasional. Sementara dalam proses pemberdayaan melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Dalam hal ini pemerintah harus menciptakan iklim usaha yang kondusif dan melakukan pembinaan dan pengembangan berupa bimbingan dan bantuan lainnya, " kata Bupati Tolikara, Usman G Wanimbo dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Kesehatan, Labansi, S. KM pada pembukaan Bimtek Peningkatan kapasitas Managemen UKM dan Koperasi di Aula GIDI Kota Karubaga, baru-baru ini.


Kegiatan Bimtek ini diikuti sekitar 800 para pelaku usaha UKM dan Koperasi di Tolikara selama dua hari, baru-baru ini.


Meskipun keberadaan investasi di kampung – kampung telah memberikan keuntungan bagi investor, namun diharapkan terjadi transformasi tehnologi dan kemampuan manajerial yang dapat membangun jiwa mentranskrip kepada masyarakat.


Sehingga masyarakat adat dapat mengelola tanah,hutan dan sumber daya alam lainnya secara mandiri yang mampu menghidupi diri dan keluarganya.


"Artinya menjadi tuan di negeri sendiri. Namun dalam mencermati situasi dan kondisi yang kita hadapi saat ini, maka tantangan yang kita hadapi di Kabupaten Tolikara saat ini tidaklah ringan. Tapi dengan kekayaan Sumber Daya Alam yang melimpah, saya sangat optimis bahwa di tanah Papua ini dapat memberikan kesempatan dan peluang besar bagi seluruh pelaku usaha investor, " tandasnya.


Oleh karena itu, Pemkab Tolikara akan terus menerus melakukan pembentukan birokrasi untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi penanaman modal dalam negeri, maupun asing untuk berinvestasi di Kabupaten Tolikara.


“Bantuan pemerintah Tolikara kepada para pengusaha lokal atau UKM dan Koperasi ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dan bantuan pemerintah daerah, ini tidak secara terus menerus atau secara rutin tetapi hanya bersifat stimulant atau menambah kekurangan usaha yang ada. Tapi pada intinya memberikan semangat untuk mengembangkan usahanya agar lebih meningkat, " paparnya.


Hanya saja, Bupati Usman G. berharap kepada seluruh pelaku UKM dan koperasi yang hadir memenuhi undangan Bimtek Pelaku Usaha dalam rangka peningkatan kapasitas Manajemen UKM di Kabupaten Tolikara dapat mengikuti kengiatan dan menerima setiap materi yang disampaikan oleh pemateri disimak dan dipahami menyeluruh secara sungguh – sungguh, mulai dari awal hingga berakhirnya acara ini karena pengetahuan tentang manajemen usaha sangat penting bagi para pelaku UKM.


Disamping itu, Dinas Energi dan UKM, Koperasi Tolikara mengundang 3 orang ahli ekonom dari Dinas Penanaman modal dan PTSP Provinsi Papua untuk mengisi materi.


Diantaranya, Petrus asem,S.Sos,MM memberikan materi tentang penanaman modal dan perizinan. Kemydian Moritius Karubaba,SE,M.Si memberikan materi tentang pengembangan usaha UKM dan Koperasi, dan Socrates aweri,SE yang memberikan materi tentang pengembangan kelembagaan koperasi.


Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Energi dan UKM, Koperasi Tolikara Imanuel Gurik, SE,M.Si memberikan penghargaan setinggi – tingginya kepada Bupati Tolikara Usman G.Wanimbo,SE.M.Si dan berkomitmen tinggi mendorong pengusaha lokal untuk mengembangkan usahanya.


"Dengan memberikan modal usaha, selain itu dapat memberikan dukungan untuk melaksanakan bimbingan teknis guna meningkatkan keterampilan dan pengetahuan manajemen UKM, " ungkapnya.


Bahkan menurutnya, sejak periode pertama Bupati Usman sudah menggulirkan program pembinaan dan pengembangan UKM dan Koperasi ini, melalui Dinas energi dan UKM, Koperasi terus memberdayakan pelaku usaha untuk bertumbuh dan pada periode kedua Bupati Usman G.wanimbo.


"Program ini dilanjutkan, karena melalui program ini pelaku usaha lokal mampu bangkit maju dan mandiri sesuai visi Bupati Tolikara yakni terwujudnya Tolikara yang maju,unggul,dan mandiri, " ucapnya.


Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Imanuel Gurik juga memberikan penghargaan tinggi kepada pelaku usaha lokal baik UKM dan Koperasi telah mampu mengembangkan usahanya menjadi besar sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Bahkan menurutnya, dengan usaha itu bisa membiayai sekolah anak – anaknya.


"Kami berharap kedepan para pelaku usaha mengembangkan usahanya lebih meningkat tentu dengan berbagai inovasi. Sehingga usahanya bisa bertumbuh, " harapnya.


Diakuinya, pemerintah Tolikara melakukan berbagai upaya selain bemberian modal usaha pemerintah juga berusaha meningkatkan keterampilan pelaku usaha dengan mengadakan bimbingan teknis manajemen UKM dan Koperasi.


“Kami berharap kepada para pelaku usaha yang hadir dalam Bimtek kali ini setelah menerima materi manajemen usaha kecil menenga UKM dan koperasi dapat mampu berinovasi di bidang usahanya masing – masing untuk mengembangkan usahanya, meningkatkan kesejahteraan keluarga”. Kata Kadis Energi dan UKM Tolikara Imanuel gurik,SE,M.Si".


Sementara itu ahli ekonom Papua Socrates awam,SE mengatakan, pihaknya telah membagi apa yang dimiliki dan apa yang sempat kami peroleh sebelum bapak dan Ibu peroleh. Sehingga untuk mewujudkan Visi Bupati Tolikara yakni Terwujudnya Tolikara yang maju, unggul,dan mandiri.


"Ini didukung dengan 4 misi Bupati dan diantara 4 misi itu salah satu misi tentang pengembangan ekonomi daerah yang telah tertuang dalam RPJMD dan Renstra OPD tahun 2017-2022 yang dijabarkan instansi tehnis. Salah satunya Dinas Energi dan UKM dan Koperasi dengan program pembinaan dan pemberian dukungan modal usaha, " paparnya.


Untuk itu, harus menyiapkan suatu daerah yang maju itu manusianya dulu disiapkan dilengkapi dengan keterampilan teknologi setelah itu didukung dengan hal – hal lainnya. Kalau manusia belum siap sengalah sesuatu yang diimpikan mustahil diwujudkan di Papua dari sorong sampai samarai kita sama, untuk itu tidak ada orang yang mampu mengembangkan diri kita, kecuali kita sendiri berkeinginan untuk mau maju. Kami patut memberikan pengargaan setinggi - tingginya kepada Bupati Tolikara Usman G.Wanimbo,SE,M.Si telah mengulirkan program prorakyat ini,kami lihat komitmen Bupati Usman G.wanimbo ingin mendorong UKM meningkatkan usahanya dengan diberikan modal usaha. Karena itu ketika kami Dinas Penanaman modal dan PTSB Provinsi Papua menerima undangan untuk menjadi narasumber dalam kegiatan seminar UKM dan Koperasi ini dengan senang hati kami datang ke Karubaga tempat dipusatkannya seminar ini dan dengan senang hati pula kami memberikan materi tentang UKM dan Koperasi.


“Kami berharap para peserta yang hadir memenuhi undangan seminar ini hendaknya mengikuti kegiatan seminar ini dari awal hingga selesainya dengan serius. Dan kami akan membagikan apa yang kami punya selama 2 hari, " kata Socrates Awan.


Menurutnya, perbandingan antara tanah Papua dengan Provinsi lain dimana Provinsi lain lebih maju dibanding Tanah Papua.


"Pelaku usahanya itu harus kreatif dan memiliki modal yang mumpuni, sementara Tanah Papua mulai dari sorong sampai Samarai pelaku usahanya masih berharap kepada bantuan Pemerintah yang akan membuat kita tidak berdaya karena bantuan pemerintah itu sesungguhnya proses pembodohan bagi kita, " harapnya.


Karena itu Bupati Usman minta kepada pelaku usaha lokal Tolikara tidak hanya berharap kepada Pemerintah tetapi juga harus mampu berkreasi dan menciptakan lapangan usaha seperti Kios,warung makan,tokoh,dan sejenisnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. (TIARA)

Dibaca 513 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.