Terkait Akses Dokter, Edukasi Terus Diberikan | Pasific Pos.com

| 16 November, 2018 |

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Erfan Chandra Nugraha (foto:iis) Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Erfan Chandra Nugraha (foto:iis)

Terkait Akses Dokter, Edukasi Terus Diberikan

Papua Selatan Written by  Selasa, 08 Mei 2018 21:07 0
Rate this item
(0 votes)

MERAUKE,ARAFURA,-Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Erfan Chandra Nugraha menegaskan bahwa dokter yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan tentunya tidak memiliki sistem untuk mengklaimkan dan lain-lain. Untuk hal yang satu ini pihaknya juga telah memberikan edukasi kepada seluruh peserta agar di saat membutuhkan pengobatan maka harus mengakses sesuai dengan kartu terdaftar peserta yang bersangkutan. “Mungkin masyarakat hanya tahu bahwa dokter tersebut hanya ada di Puskesmas sehingga ketika belum sempat bertemu akhirnya datang ke tempat praktek pribadinya.

Padahal dokter yang tidak bekerja sama dengan kami maka tidak bisa diklaimkan ke kami karena pembayarannya sudah kita bayarkan, sakit atau tidak sakit. Inilah bedanya sistem konvensional sebelum era JKN,”jelas Erfan kepada ARAFURA News di ruang kerjanya belum lama ini. Lebih lanjut ia mengungkapkan, untuk JKN tentunya harus promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Kalau dulu mungkin hanya kuratif saja sehingga ketika sakit barulah pasien datang ke dokter. Namun sekarang tidak demikian sebab untuk dokterpun, ada indikator-indikator dan ada program yang disinergikan.


Misalnya salah satu dokter mengelola 2.000 orang yang terdaftar padanya. Namun ada yang namanya kapitasi berbasis komitmen dan tentunya tidak semua orang yang termasuk dalam jumlah tersebut menderita sakit. Selain itu tidak semua yang sakit harus dirujuk sehingga jika sampai terjadi demikian maka akan sangat aneh dan itu berarti pengobatan tidak tuntas. Namun bukan berarti pihaknya menghalangi pasien untuk dirujuk. Hal ini yang terkadang masih belum dipahami masyarakat karena BPJS sama sekali tidak pernah mengintervensi.


“Kami ini ranahnya lembaga keuangan non bank sehingga tidak ada keterkaitan dengan yang namanya intervensi. Namun tetap sesuai prosedur dan sesuai indikasi medis. Selama dokternya merujuk dan memberikan threatment maka kita jamin sesuai dengan ketentuan undang-undang,”pungkasnya.

Read 152 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.