Warga Puncak di Nabire Syukuran Sukses Pilkada Serentak 2018 | Pasific Pos.com

| 22 July, 2019 |

Warga Puncak di Nabire Syukuran Sukses Pilkada Serentak 2018

Beri rating artikel ini
(0 voting)

NABIRE - Setelah beberapa waktu lalu ratusan warga Kabupaten Puncak mendatangi Kantor Kejaksan Negeri Nabire terkait lambatnya penanganan proses pelaporan atas penggunanan ijazah palsu oleh salah satu kandidat calon Wakil Bupati Puncak, akhirnya pihak Kejari telah melimpahkan ke Pengadilan Negeri Nabire pada 27 Maret 2018 dan terdakwa Alus Murib dinyatakan bersalah.

Dimana, dalam putusannya pihak Pengadilan Negeri Nabire menjatuhkan hukum 1 tahun kepada terdakwa Cawagub Puncak atas nama Alus Murib. Terpidana 1 tahun tersebut tidak perlu dijalani, tetapi suatu saat nanti ada keputusan hakim yang menentukan lain, dikarenakan terpidana melakukan tindakan pidana sebelum masa percobaan selama 2 tahun.


Hakim memberikan kesempatan banding untuk terdakwa selama 3 hari jika terdakwa tidak mengajukan banding, maka surat keputusan menjadi ingkrar sehingga pihak pelapor akan mengajukan kepada pihak berwajib untuk diproses.


Sehingga seluruh warga Puncak pada 28 April 2018 yang berdomisili di Nabire maupun di luar Nabire, mensyukuri keputusan ini dengan cara bakar batu bersama. Untuk itu, dengan keputusan ini maka Pemilu di Puncak belum mempunyai pasangan calon bupati maupun Wakil Bupati, dikarenakan perkara ini.


Ayub Wonda selaku Kepala Suku Dani, Damal, Dunga dan Nabire saat ditemui sejumlah media setelah bakar batu bersama menghimbau kepada masyarakat Puncak yang berdomisili di Kabupaten Nabire untuk tidak lagi ikut campur masalah tersebut. Dan berdoa agar Pemilu Kabupaten Puncak dapat berjalan dengan baik.


Sementara itu, Medinus Kogoya selaku koordinator tim tenang mengucapkan terima kasih atas keputusan dewan hakim Pengadilan Negeri Nabire, yang telah memberikan keputusan terhadap calon Wakil Bupati Puncak, dengan baik. Masyarakat Kabupaten Puncak tidak ingin terulang lagi pada dua Pilkada lalu yang telah menelan korban jiwa 57 orang. (ist) 

Dibaca 588 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX