Dewan Tetap Jaring Aspirasi Walaupun Tak Ditanggapi Eksekutif | Pasific Pos.com

| 14 August, 2018 |

Dewan Tetap Jaring Aspirasi Walaupun Tak Ditanggapi Eksekutif

Beri rating artikel ini
(0 voting)

NABIRE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire tetap menjaring aspirasi dari bawah, dari rakyat, sekalipun aspirasi yang disuarakan tidak ditanggapi eksekutif dengan menjawab kebutuhan masyarakat yang disampaikan oleh wakil rakyat kepada eksekutif. Menjaring aspirasi masyarakat merupakan salah satu tugas yang melekat dengan dewan. Oleh karena itu sekalipun masyarakat bosan menerima anggota dewan untuk menjaring aspirasi karena aspirasi dari bawah tidak ditanggapi oleh pemerintah, dalam hal ini eksekutif tetapi anggota DPRD Kabupaten Nabire tetap akan mendatangi rakyat untuk kembali menjaring aspirasi warga daerah ini.

Hal ini terungkap ketika anggota DPRD Kabupaten Nabire hearing bersama perwakilan warga Distrik Nabire khususnya di daerah pemilihan Nabire 1, dipimpin Willem Kayame, Sabtu (21/4).


Sekretaris Kelompok dewan, Udin Mardin mengatakan masyarakat di daerah ini bosan dan jenuh menerima anggota dewan menjaring aspirasi dari warga karena, kesan masyarakat, aspirasi yang pernah disampaikan kepada anggota dewan tidak pernah ada realisasinya. Udin mengungkap, kerusakan badan jalan gang di depan Kelurahan, sudah pernah disampaikan berulang kali kepada eksekutif tetapi sampai saat ini belum pernah ditanggapi pemerintah. Masih ada gang dalam kota yang sudah diusulkan kepada pemerintah untuk perbaikan dan pengaspalan tetapi sampai sekarang belum pernah dijawab.


Willem Kayame menambahkan, jalan ke pemukiman baru (Mapidobaa) sudah rusak parah dan sudah pernah disampaikan berulang kali tetapi belum juga dijawab oleh pemerintah. Oleh karena itu, Kayame menambahkan, “Saya pernah bilang, pemerintah tidak mau memperhatikan jalan ini karena warga sepanjang kiri kanan gang, semua orang Papua jadi pemerintah tidak memperbaiki jalan ini ka”.


Saking kesalnya anggota dewan kepada eksekutif tidak mengakomodir aspiarsi masyarakat yang disampaikan dewan kepada pemerintah, Udin Mardin menjelaskan, dalam sebuah kesempatan, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui juru bicara, H Moh Iskandar pernah merinci berapa banyak usulan DPRD yang tidak dijawab oleh eksekutif. Sebagian besar jawaban pemerintah, nanti akan diperhatikan, menjadi perhatian pemerintah, akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran.Jawaban seperti ini hanya jawaban politis yang tidak pernah ditindak lanjuti oleh pemerintah, setiap kali anggota dewan menyampaikan aspirasi masyarakat.


Anggota kelompok dewan, Ruben Tandi dan Naomi Kotouki juga mengungkapkan kekesalannya atas sikap eksekutif yang tidak menghargai aspirasi DPRD. Karena jawaban yang diterima dewan saat mempertanyakan aspirasi masyarakat, eksekutif membalasnya dengan tanggapan klise, nanti akan diperhatikan, menjadi perhatian pemerintah dan akan disesuaikan dengan kemampuan dana daerah.


Sekalipun demikian jawaban pemerintah, Ruben dan Naomi juga mempertegas, anggota dewan tetap akan turun ke masyarakat untuk menjaring aspirasi di daerah ini sesuai dengan tugas legislator untuk menjaring aspirasi masyarakat. (ans/wan)

Dibaca 84 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.