STIE Port Numbay Fokus Tingkatkan Kemampuan OAP Dalam Berwirausaha | Pasific Pos.com

| 22 July, 2018 |

Suasana ujian proposal tesis Program Studi Magister Manajemen. Suasana ujian proposal tesis Program Studi Magister Manajemen.

STIE Port Numbay Fokus Tingkatkan Kemampuan OAP Dalam Berwirausaha

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Senin, 16 April 2018 21:43 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Port Numbay, sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang fokus pada bidang ekonomi.

Sejak berdirinya tahun 1996, dengan visi untuk meningkatkan kapabilitas dan kemampuan mahasiswanya, terutama Orang Asli Papua (OAP).


Kemudian dalam visi itu di breakdown menjadi misi, yakni enterpreneuer ship. Dimana ada bidang kewirausahaan, yang nantinya dalam setiap perkuliahan dan kurikulum pada masing – masing program studi. Baik itu untuk program Diploma III (D3), Strata Satu (S1) dan Strata Dua (S2), pihak kampus selalu menyisipkan kegiatan – kegiatan tentang enterprenuer pada mahasiswanya.


“Dimana bagaimana mahasiswa itu bertumbuh kembang. Bukan hanya dengan pengetahuannya mereka yang didapat dari kampus. Akan tetapi juga dengan kemampuan untuk berwirausaha. Itu ada kurikulum untuk kewirasusahaan,”terang Ketua STIE Port Numbay Jayapura Dr. John Agustinus SE, MM, Senin siang (16/4) usai menjadi dosen penguji bagi dua mahasiswa yang mengikuti ujian proposal tesis Program Studi Magister Manajemen pada STIE Port Numbay Jayapura.


Untuk menuju ke arah sana, pihak kampus sendiri melengkapi berbagai fasilitas kampus. Seperti ada laboratorium bank mini Dimana mahasiswa bisa bekerja selayaknya bekerja di bank. Selain itu juga ada fasilitas laboratorium lainnya. Sehingga ketika mereka nantinya lulus, tidak hanya berpikir untuk menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) saja. Akan tetapi juga bisa berwirausaha atau bekerja di perusahaan swasta.


“Kami dalam kurikulum tidak mengajarkan seperti itu (harus menjadi ASN-red). Akan tetapi nantinya akan menjadi keputusan mahasiswa setelah mereka lulus. Jadi kami memberikan bekal untuk mereka mandiri,”terangnya.


Disisi lain diakuinya, pihak internal kampus ada wacana untuk mengubah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) menjadi Universitas. Akan tetapi kalau melihat dari Peraturan Pemerintah saat ini, ada moratorium. Sehingga manajemen kampus berpikir untuk tidak mengubah dulu menjadi universitas. Akan tetapi kami saat ini sedang fokus kepada akreditasi. Karena kebetulan di tahun 2018 ini 4 program studi (Prodi) kami dalam waktu bersamaan bulan September ini habis. Jadi saat ini kami sedang reakreditasi dulu.


Nantinya, setelah reakreditasinya sudah bisa didapatkan hasil. Dari hasil itulah nantinya akan berpikir untuk meningkatkan status ke jenjang universitas. “Tetapi itu susah sekali karena harus ada sosialnya. Akan tetapi kita sudah ada sosial 4 prodi. Sebab program pemerintah. untuk Program eksatanya juga harus ada 4 prodi. Kalau kita harus menambah 4 berarti kita harus ada dosen eksata 1 prodi minimal 6. Jadi kita harus menyiapkan 24 dosen untuk bidang eksata. Harus dipikirkan dan ini menjadi pekerjaan yang cukup berat,”jelasnya panjang lebar.


Kampus STIE Prot Numbay yang berlokasi di Jln Beringin Entrop Jayapura saat ini untuk program paska sarjana, sejak dibuka tahun 2015 lalu telah meluluskan 48 orang sarjana S2, dimana rata-rata adalah putra daerah yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).


Selain itu juga ada 4 program studi yang pertama Keuangan dan Perbankan. Dimana saat ini ada satu program vokasi atau program yang sebelumnya disebut Diploma III Keuangan dan Perbankan. Kemudian satu program studi S1 Manajemen. Selanjutnya S1 ekonomi pembangunan dan satu Prodi S2 Manajemen.


Saat ini untuk mahasiswa dari D3 sampai dengan S2 yang aktif 1200 mahasiswa. Sedangkan S2 sendiri saat ini yang aktif sebanyak 24 orang.


“Output kami kami berdiri dari tahun 1996 dengan Akademi Keuangan Perbankan masih D3 dulunya. Sampai dengan 2017 kemarin kami meluluskan bulan Oktober itu jumlah alumni kami ada 2750 orang alumni dari tahun 1996,”tandasnya.

Dibaca 108 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.