Ratusan PMDN dan PMA Investasi di Papua | Pasific Pos.com

| 22 July, 2018 |

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Papua, Elia Loupatty, membuka bimbingan pelaksanaan kegiatan penanaman modal kepada masyarakat dunia usaha di Jayapura, Senin (16/4/2018) ditandai dengan pemukulan tifa didampingi pejabat lainnya. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Papua, Elia Loupatty, membuka bimbingan pelaksanaan kegiatan penanaman modal kepada masyarakat dunia usaha di Jayapura, Senin (16/4/2018) ditandai dengan pemukulan tifa didampingi pejabat lainnya.

Ratusan PMDN dan PMA Investasi di Papua

Ekonomi & Bisnis Penulis  Senin, 16 April 2018 21:40 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Realisasi investasi penanaman modal di Papua dari tahun 2015-2018 sebanyak 233 perusahaan terdari dari 87 penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan 146 penanaman modal asing (PMA).

Hal disampaikan Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Papua, Elia Loupatty pada pembukaan bimbingan pelaksanaan kegiatan penanaman modal kepada masyarakat dunia usaha di Jayapura, Senin (16/4/2018).


“PMA dan PMDN ini tersebar pada 19 kabupaten dan 1 kota dengan total investasi Rp 379.56 miliar,” ungkapnya.


Dijelaskannya, kebijakan investasi di provinsi papua diarahkan pada keberpihakan, perlindungan dan pemberdayaan masyarakat. Sehingga kegiatan investasi harus melibatkan dan memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.
“Keberadaan investasi disamping dapat memberikan keuntungan bagi investor, juga diharapkan dapat terjadi transformasi teknologi dan kemampuan manajerial yang dapat membangun jiwa interpreneuship kepada masyarakat,” tandasnya.


Dengan harapan masyarakat adat papua dapat mengelelo tanah, hutan dan seluruh kekayaan alam secara mandiri yang mampu menghidupi diri sendiri dan kelaurganya serta masyarakat disekitarnya atau yang sering dikatakan menjadi tuan di negerinya sendiri.


“Walaupun tantang yang dihadapi di papua tidak ringan, namun dengan sumber data yang melimpah. saya sangat optimis bahwa di tanah Papua ini dapat memberikan kesempatan dan peluang besar bagi seluruh pelaku usaha/investor,” tandasnya.


Pada kesempatan tersebut, dirinya berharap semua perusahaan yang berinvestasi di Papua dapat mempresentasikan keberhasilannya yang sudah dilaksanakannya.


“Hal ini mengacup pada undang-undang nomor 40 tahun 2007 tentang perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha terkait SDA wajib CSR,” katanya.


Senada dengan itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Daerah Papua John Way mengaku, pertemuan ini diharapkan ada rekomendasi yang dihasilkan secara bersama-bersama agar perusahaan dapat melakukan kegiatannya dengan baik.


“Masyarakat adat dapat memberikan masukan sehingga pemerintah dan perusahaan mendengarkan untuk dilaksanakan pada tingkat rapat,” ucapnya.


Sebab selama ini CSR tidak jalan seperti yang kita harapkan, diharapkan kabupaten/kota yang paling dekat dengan perushaaan ini harus lebih intens.

Dibaca 199 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.