Di Merauke, Menko Polhukan Canangkan Gerbangdutas | Pasific Pos.com

| 18 October, 2018 |

Menkopolhukam, Wiranto, Jahjo Kumolo, Gubernur Papua Soedarmo dan Bupati Merauke Frederikus Gebze saat mencanangkan Gerbangdutas di kantor Bupati Merauke. Menkopolhukam, Wiranto, Jahjo Kumolo, Gubernur Papua Soedarmo dan Bupati Merauke Frederikus Gebze saat mencanangkan Gerbangdutas di kantor Bupati Merauke.

Di Merauke, Menko Polhukan Canangkan Gerbangdutas

Info Papua Penulis  Senin, 16 April 2018 21:09 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mencanangkan Gerakan Pengembangan Terpadu Kawasan Perbatasan (Gerbangdutas) di Kantor Bupati Merauke, Senin (16/4).

Dalam Pencanangan Gerbangdutas ini Wiranto didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pertanian, Penjabat Gubernur Papua Soedarmo, Bupati Merauke Frederikus Gebze dan jajaran.


Wiranto menegaskan, dengan dicanangkannya Gerbangdutas ini, maka akan menjadi sebuah fase baru yang perlu disyukuri bagi masyarakat. Karena dengan demikian, program nawacita yang dibangun prsiden RI Joko Widodo dan wakil Presiden Jusuf Kalla terjawab. Terutama program Nawacita ketiga, yakni membangun dari pinggiran.


Selain itu, Pencanangan Gerakan Pembangunan Terpadu Kawasan Perbatasan (Gerbangdutas), diharapkan dapat memperlancar pembangunan yang negara dan mencegah masuknya peredaran narkoba di Indonesia.


Pada pencanangan dengan tema sinergi mewujudkan perbatasan sebagai beranda depan NKRI, Wiranto mengharapkan pembangunan ini dapat terwujud, sehingga pembangunan perbatasan bisa jelas dan mencegah masuknya narkoba di Indonesia.


"Ancaman yang masuk di Indonesia bukan hanya dari militer saja akan tetapi narkoba merupakan ancaman terbesar kita saat ini.


"Indonesia dikenal sebagai ancaman narkoba terbesar, ini luar biasa, saya selalu diundang untuk membakar hasil tangkapan narkoba, dan beberapa hari lalu saya di ajak membakar, narkoba 4 ton, saya bertanya ke polisi kalau 1 gram efeknya bisa 20 juta orang. ini yang ketahuan bagaiman yang tidak ketahuan,"ucapnya.


Disampaikannya, negeri Indonesia ini banyak sekali pintu masuk narkoba, Indonesia dikenal sebagai pasar narkoba, mengapa karna perbatasannya lemah.


"Jumlah jalan tikus Indonesia ada 1400 dengan panjang perbatasan 9000 kilo meter, ini terjadi karena perbatasan kita tidak terawasi dengan baik karena kurang pengawas, akan tetapi dengan nawacita presiden Jokowi ink kita mulai membangun wilayah perbatasan,secara bertahap"jelasnya.


Sementara itu, Gubernur Papua Soedarmo meminta para bupati dan walikota agar dapat memprioritaskan pembangunan kawasan perbatasan.


Pihaknya juga berharap pemerintah kabupaten dan kota mampu meningkatkan koordinasi dan sinergitas dengan pemerintah pusat dalam menyusun program strategis di kawasan perbatasan.


Bupati Merauke Frederikus Gebze, mengatakan dengan dicanangkan Gerbangdutas di Kabupaten Merauke ini maka lengkaplah apa yang diharapkan. Jika, tidak mengambil sikap dengan cepat dan satu tanda yang kuat maka dengan demikian tempat batasan kita semakin sempit.


"Saya mengucapkan terimakasih atas pencanangannya di Merauke, yang mana garda terbelakang menjadi garda terdelan, ini adalah etalase negara yang menjaga martabat negara," ujarnya.


Dengan kekuatan NKRI wilayah perbatasan yang dibangun, oleh pemerintah RI akan memberikan efek ganda, ekonomi baik dari pariwisata, adat budaya dan lainnya. Sehingga menjadi simbol negara, peradaban ini semakin nyata dan semakin kuat.


"Saya bersama masyarakat sangat berterima kasih karna saat ini kami sudah pantas dilihat sebagai kekuatan untuk mencegah masuknya hal dari wilayah perbatasan. Seperti yang diketahui pintu masuk perbatasan sekarang adalah daerah, untuk itu diperlukan kerjasama pemerintah pusat, Pemprov, pemda serta masyarakat dan adat," pungkasnya.

Dibaca 358 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.