Empat Komisioner KPU Mimika Diperiksa Gakumdu di Polres Mimika | Pasific Pos.com

| 24 April, 2018 |

Empat Komisioner KPU Mimika Diperiksa Gakumdu di Polres Mimika

Headline Penulis  Senin, 16 April 2018 20:46 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, Empat anggota komisioner KPU Mimika diperiksa Gakumdu Provinsi Papua di ruang Unit II Tindak Pidana Tertentu (Tipiter), Kantor Layanan Polres Mimika, Senin (16/4).

Empat anggota komisioner ini diperiksa sejak pukul 10.00 Wit hingga malam belum selesai. Keempat orang itu adalah Ketua KPU Ocepina Magal, Luis Rumakewi (divisi sosialisasi), Derek Mote (divisi teknis) dan Alfrets Petupetu (divisi hukum).


Sementara salah satu komisioner yang tidak hadir adalah Reinhard Gobay (divisi keuangan) dikarenakan Reinhard sudah dirumahkan atau dinonaktifkan oleh ketua KPUD Mimika.


Pemeriksaan dilakukan terkait adanya laporan tim hukum pasangan calon bupati Eltinus Omaleng-Yohanes Rettob (Omtob) melalui tim kuasa hukum Marvey Dangeubun SH, MH, Irwan Anwar SH, Ruben Howakay SH, Daud Bunga SH dan Fatwa SH.


Tim hukum Omtob melaporkan komisioner KPU Mimika karena mereka menilai KPU secara sengaja melakukan pelanggaran terhadap pasal 180 ayat 1 dan 2 Undang-undang nomor 10 tahun 2016 karena secara sengaja menghilangkan hak seseorang dalam mencalonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati.


Selain itu, KPU Mimika juga dilaporkan atas pelanggaran pasal 186 tentang pemalsuan dokumen. KPU dinilai memalsukan daftar dukungan terhadap calon perseorangan.


Ketua KPU Mimika Ocepina Magal saat dihampiri BeritaMimika di selah-selah pemeriksaan enggan memberikan komentar terkait pemeriksaan tersebut.


Ketika ditanya perihal pemeriksaan, Ketua KPU hanya melambaikan tangan sembari memasuki kembali ruangan pemeriksaan.
Namun komisoner KPU yang membidani Divisi Hukum, Alfrets Petupetu membenarkan hal tersebut.


"Tidak tahu kapan selesai. Bisa saja sampai jam 12 malam. Ini pemeriksaan pertama, benar terkait laporan Omtob," ujarnya kepada wartawan.
Sementara itu, Ketua Tim Hukum pasangan Omtob, Marvey Dangeubun SH melalui telepon mengatakan pemeriksaan dilakukan berdasarkan pengembangan laporan yang mereka ajukan ke Gakumdu beberapa waktu lalu.


"Benar kita laporkan mereka tentang pemalsuan dokumen dan secara sengaja menghilangkan hak orang lain untuk mengikuti pilkada. Hukuman terendah 36 bulan penjara dan tertinggi 72 bulan. Omtob sangat memenuhi syarat tapi mereka tidak loloskan, begitupun dengan bakal wakil Abdul Muis. Aturanya jelas tapi mereka loloskan," ujarnya.


Hingga berita ini diturunkan, pukul 19.35 Wit, keempat komisioner masih berada di dalam ruangan pemeriksaan. Salah satu anggota tim Gakumdu mengatakan pemeriksaan yang dilakukan, baru setengah jalan.

Dibaca 73 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.