Pemanfaatan Lahan Tidur di Kota Jayapura | Pasific Pos.com

| 24 April, 2018 |

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura, Jean Hendrik Rollo. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura, Jean Hendrik Rollo.

Pemanfaatan Lahan Tidur di Kota Jayapura

Kota Jayapura Penulis  Senin, 16 April 2018 19:26 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA, - Seiring meningkatnya jumlah penduduk setiap tahun, maka kebutuhan pangan juga bertambah.

"Kami terus berupaya meningkatkan produksi di untuk memenuhi kebutuhan pangan sehingga kebutuhan pangan di Kota Jayapura tidak selalu mengharapkan pangan antar pulau," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura, Jean Hendrik Rollo di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (16/4/18).


Mempertahankan lahan yang ditanam setiap tahun tapi juga optimalkan lahan tidur di Kota Jayapura sehingga bisa ditingkatkan jumlah produksi pangan.


Peraturan Daerah (Perda) Pemerintah Kota Jayapura dan Undang-Undang Nomor 41 tentang perlindungan lahan memaksimalkan tingkat produksi pangan berkelanjutan.


"Pemerintah dan masyarakat ikut bekerja bersama-sama. Kita msih punya lahan areal penggunaan lain (APL), yang dicadangkan kalau sewaktu-waktu di pakai komoditas pertanian termaksud perkebunan," kata Jean.


APL saat ini terbatas, saat ini laham tidur di yang tersedia di Disrik Abepura dan Distrik Muara Tamo hanya tersedia 300 hektar.


"Yang kami strategi lahan tidur di Kota Jayapura kami maksimalkan, baru kami bisa gunakan lahan lain termsuk hutan produksi yang bisa dipakai untulk pengembanagan perkebunan," kata Jean.


Pemanfaatan lahan mengacu pada RT /RW yang sudah ditetapkan, sehingga Pemerintah Kota Jayapura berharap agar pengembang mengerti adanya ketersediaan lahan di Kota Jayapura.


"Terutama kawasan pembangunan Abepura dan Muara Tami, agar tidak dialihfungsikan karena pertumbuhan penduduk di Kota Jayapura selalu meningkat," kata Jean.

Dibaca 29 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.