TNI/Polri Pemda dan PTFI Bangun Fasilitas Umum Yang Dirusak KKB | Pasific Pos.com

| 14 August, 2018 |

Warga yang barada Di Banti Tembagapura. Warga yang barada Di Banti Tembagapura.

TNI/Polri Pemda dan PTFI Bangun Fasilitas Umum Yang Dirusak KKB

Lintas Daerah Penulis  Minggu, 15 April 2018 23:39 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Pasca pembakaran fasilitas umum yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) beberapa waktu lalu di Distrik Tembagapura, Pemerintah bersama TNI/Polri dan PT.Freeport Indonesia terus melakukan perbaikan sarana serta memberikan bantuan kepada warga.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Papua, Kombes POl AM Kamal saat memberikan keterangan Perss di Mapolda Papua, Sabtu (14/4) sore.


Kata Kamal upaya perbaikan sarana untuk masyarakat yang dilakukan yakni salah satunya penerangan listrik, mengingat sejak aksi terror serta intimidasi yang dilakukan oleh KKB terhadap masyarakat genset yang berada di kampung Banti dirusak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) sehingga empat kampung tidak ada aliran listrik.


“Listrik sudah padam satu bulan lebih, pasca dirusak oleh KKB dan setelah dilakukan peninjauan, Ya alhamdulliah listrik sudah bisa nyala 1x24 jam. Dan empat kampung saat ini sudah dialiri listrik yakni Kampung Banti I kampung Banti II, Opitawak dan Kampung Kimbeli yang ada di Banti,” jelasnya.


Lanjut Kamal, selain perbaikan sarana yang dirusak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pihak pemerintah yang dibantu TNI/Polri juga melakukan melakukan pendekatan-pendekatan persuasive guna bergandengan tangan menjaga kamtibmas dan membangun semangat warga pasca aksi yang dilakukan KKB selama ini.


“selain memberikan bantuan, beberapa waktu lalu masyarakat melakukan acara adat bakar batu dan disitu anggota TNI/Polri hadir serta pemerintah daerah dan PTFI dimana kegiatan itu untuk merangkul masyarakat untuk bersama-sama mambangun lagi kepercayaan diri pasca aksi yang dilakukan oleh KKB,” teranganya.

Dibaca 153 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.