Mendagri Kunjungi Perbatasan Sota Merauke | Pasific Pos.com

| 24 April, 2018 |

Mendagri dan Menkopolhukam saat Kunjungi Perbatasan RI-PNG di Sota Merauke. Mendagri dan Menkopolhukam saat Kunjungi Perbatasan RI-PNG di Sota Merauke.

Mendagri Kunjungi Perbatasan Sota Merauke

Info Papua Penulis  Minggu, 15 April 2018 21:58 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,- Menkopolhukam Wiranto selaku Ketua Pengarah Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dan Mendagri Tjahjo Kumolo selaku Ketua BNNP mengunjungi masyarakat perbatasan di Sota, Kabupaten Merauke.

Didampingi Penjabat Gubernur Papua Soedarmo dan Bupati Merauke Frederikus Gebze, Mendagri Tjahjo dalam kunjungannya menyempatkan diri berinteraksi dengan masyarakat Sota.


Dialog singkat pun terjadi antara dua pihak dimana, Mendagri menanyakan kesiapan masyarakat setempat untuk mendukung program pemerintah pusat terkait rencana membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Sota,Merauke.
Pertanyaan itu sontak mendapat tanggapan positif dari masyarakat setempat yang mengusulkan pembangunan PLBN dilansanakan secepatnya.


“Intinya pada kesempatan ini saya menyampaikan maksud dari Presiden Jokowi dengan nawacitanya yang ingin membangun dari pinggiran. Termasuk wilayah perbatasan yang langsung berhadapan dengan negara tetangga,” terangnya.


Sementara masyarakat Sota pada kesempatan itu, berpesan kepada Mendagri agar menyampaikan permintaan khusus kepada Presiden Jokowi, supaya bisa menyempatkan diri berkunjung sekaligus melihat secara langsung aktivitas warga di perbatasan Merauke itu.


“Sebab selama ini kami hanya melihat bapak Presiden Jokowi dari televisi. Makanya kami berharap mereka bisa datang mengunjungi kami masyarakat perbatasan di nol kilometer ini,” seru salah satu tokoh masyarakat Sota.


Usai meninjau, Mendagri didampingi Penjabat Gubernur Papua Soedarmo dan Bupati Merauke Frederikus Gebze menyempatkan diri untuk foto bersama di tugu nol kilometer.


Mendagri bersama Gubernur Soedarmo tiba di Sota, juga disambut masyarakat dengan tari-tarian adat serta pemakaian sali dari kulit kayu di pinggang serta mahkota dari burung kasuari.

Dibaca 35 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.