Dua Korban Kontak Tembak di Banti Berhasil Dievakuasi | Pasific Pos.com

| 20 June, 2018 |

Dua Korban Kontak Tembak di Banti Berhasil Dievakuasi

Headline Penulis  Selasa, 03 April 2018 23:22 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika,- Dua korban kontak tembak antara TNI/Polri dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada Minggu (1/4) lalu berhasil dievakuasi dari Banti ke RS PT Freeport Indonesia (PTFI) pada Selasa (3/4) siang.

Dari data yang dihimpun di lapangan diketahui kedua korban tersebut atas nama Pratu Viky Irad Uba Rumpaisum yang telah meninggal dunia dan Kopda Sumanto yang mengalami luka tembak di betis kaki kanan.


Proses evakuasi ini berlangsung sejak pukul 06.30 wit. Dimana personik gabungan satgas terpadu TNI/Polri yang berada di Posko Terpadu Tembagapura mulai bergerak menuju Kimbeli dan Banti.


Menjelang tengah hari proses evakuasi berhasil. Dipimpinan Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto, korban alm. Pratu Viky Irad Uba Rumpaisum tiba di RS PT. Freeport. Selanjutnya jenasah alm. Pratu Viky Irad Uba Rumpaisum di bawa ke dalam ruang jenasah. Sementara itu Kasatgas Amole AKBP Suroso yang membawa korban Kopda Sumanto tiba di RS PT. Freeport. Selanjutnya Korban Kopda Sumanto di observasi ke IGD.


Jenasah Pratu Viky Irad Uba Rumpaisum akan dibawa ke Timika pada hari ini melalui jalur darat untuk selanjutnya di kirim ke rumah duka di Sorong pada tanggal 04 April 2018.


DANBRIG PIMPIN PASUKAN


Sesaat setelah kampung direbut dan dikuasai oleh pasukan TNI yang dipimpin oleh Danbrigif 20/IJK Kolonel Inf Frits Pelamonia selaku Dansatgas, Kol. Frits mengumpulkan dan menenangkan masyarakat agar tidak ketakutan dan trauma.


Dalam operasi ini TNI menurunkan pasukan sebanyak 50 orang terdiri dari 20 org Yonif 751/R, 20 orang Yonif 754/ENK dan 10 orang Mako Brigif.


Dalam operasi tersebut pada saat dilaksanakan pengejaran, KKB sempat meninggalkan seorang bayi di tengah-tengah kancah pertempuran.


Beruntung pasukan TNI tidak melakukan tembakan secara ngawur, sehingga bayi berhasil diselamatkan dibungkus dengan selimut selanjutnya digendong oleh seorang prajurit kemudian dibawa ke kampung.


Namun pengejaran akhirnya tidak dilanjutkan karena anggota TNI sibuk mengurusi bayi sedangkan momen tersebut dimanfaatkan oleh KSB untuk melarikan diri.

Dibaca 127 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik