Pratu Vicky Rumpaisum Tewas Saat Kontak Tembak di Kampung Banti | Pasific Pos.com

| 21 January, 2020 |

Pratu Vicky Rumpaisum. Pratu Vicky Rumpaisum.

Pratu Vicky Rumpaisum Tewas Saat Kontak Tembak di Kampung Banti

Headline Penulis  Senin, 02 April 2018 21:23 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

 

Jayapura, Satu anggota personil Yonif 751/Raider tewas saat kontak tembak dengan kelompok TPN-OPM di kampung Utikini, Banti Komplek distrik Tembagapura, kabupaten Mimika.

Kontak tembak ini berlangsung Minggu (1/4) sore sekitar pukul 17.00 WIT antara tim gabungan dengan kelompok KKSB (kelompok kriminal separatis bersenjata) atau lebih dikenal dengan sebutan TPN-OPM.


Akibat kejadian kontak tembak ini, Pratu Vicky I.U. Rumpaisum tewas. Korban mengalami luka tembak pada pelipis kanan.


Sampai saat ini jenasah anggota Yonif 751/R masih berada di TKP dijaga 3 personel. Sementara itu jenasah belum dapat dievakuasi karena terkendala cuaca dan medan berat.


Hingga berita ini diturunkan proses evakuasi belum berhasil mengevakuasi korban ke RS Tembagapura.


Sementara itu dalam keterangan resmi dari TPNPB yang ditandatangani Hendrikus Uwamang menyatakan bahwa TPNPB menyatakan perang melawan TNI Polri guna menuntut hak politik bangsa Papua untuk menentukan nasibnya sendiri.


"Dengan akar persolan ini dua Kubu Militer Papua barat TPNPB dan Militer Indonesia TNI-POLRI baku serang di Distrik Tembagapura kampung Banti (Dalmanomi) sejak bulan Oktober 2017 – 1 April 2018. Situasi ini akan terus berlanjut Sampai waktu yang tidak terbatas," ujarnya dalam keterangan tertulisnya.


Pada keterangan tertulisnya Hendrikus menjelaskan bahwa dipihaknya ada dua korban. Korban pertama atas nama Alanny Beanal dan korban kedua atas nama Eru Beanal seorang anak yang berusia 10 tahun.


Dijelaskannya, saat itu aparat membakar rumah warga sipil (Dalmanomi) dan saat itu almarhum Eru Beanal sedang berada di dalam rumah.


Diakhir keterangan tertulisnya, TPNPB menyampaikan tuntutannya berupa Tutup Freeport dan tuntut hak penentuan nasib sendiri melalui Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB).


Sementara itu saat dikonfirmasi ke Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih, Kol. Inf. Muh. Aidi menyatakan tidak memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan.

Dibaca 1416 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik