Puluhan Rumah dan Gereja Ludes Terbakar | Pasific Pos.com

| 23 January, 2019 |

Puluhan Rumah dan Gereja Ludes Terbakar

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Sebanyak 34 rumah warga dan satu unit rumah ibadah Gereja Pentakosta Haleluya Indonesia (GPHI) yang berada di Belakang Kantor Spil Jalan Koti, Kelurahan Numbay, Distrik Jayapura Selatan, Selasa (2/6) pagi sekitar pukul 09.00WIT ludes dilalap Si-Jago Merah.
Beruntung kebakaran itu tidak menelan korban jiwa. Sementara 35 Kepala Keluarga yang terdiri dari warga sipil maupun yang menghuni Asrama Detasemen Jasa dan Angkutan Kodam XVII/Cenderawasih kehilangan tempat tinggal.
Menurut penuturan salah satu korban, Ema Wona (30), sebelumnya kebakaran, dirinya sempat mendengar ada bunyi ledakan yang berasal dari sekering listrik di Gereja. Ema juga mengaku mencoba memadamkan percikan api dengan  menggunakan ember, namun api malah membesar.
Ema juga membenarkan adanya sejumlah bocah tengah bermain lilin disekitar rumah. Namun, Ema meyakinkan, kebakaran bukan dipicu dari lilin tersebut. “Memang ada anak-anak kecil main lilin, tapi bukan dari itu, melainkan korsleting listrik,”tegas  Ema pemilik rumah yang berada tepat di samping Gereja GPHI Jemaat Elsaddai Weref.
Kapolres Jayapura Kota, AKBP Jermias Rontini saat dikonfirmasi melalui Paur  Subag Humas Bagops Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra menegaskan masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran yang melahap 34 unit rumah warga dan 1 rumah ibadah.
 “Sesuai laporan, kebakaran itu terjadi pukul 09.00 WIT disekitar Kompleks Belakang Kantor Spil, Jalan Koti, Kelurahan Numbay, Disrtik Jayapura Selatan.  Namun, untuk pemicunya masih kami selidiki dengan memintai keterangan saksi-saksi,” ungkapnya, Selasa (2/6).
Jahja menegaskan saat ini pihaknya belum mengetahui pemicu kebakaran. Namun, berdasarkan informasi dari seorang saksi atasnama Ema Wona bahw sebelumnya kebakaran sempat terdengar suara ledakan yang diduga dari sekring listrik yang menempel di dinding Gerja.
 “Menurut informasi dari saksi, ada suara ledakan di sekring listrik di Gereja. Namun, kami masih dalami lagi dugaan ini,” tegasnya.
Jahja juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, sedangkan kerugiaan materil belum bisa ditafsir. “Tidak ada korban jiwa, kalau jumlah Kelapa Keluarga yang kehilangan tempat tinggal sekitar 35 KK dari jumlah total 161 jiwa, baik dari warga sipil maupun PNS dan TNI,” urainya. (Syaiful)

Dibaca 1062 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.