Pemprov Papua Dorong Praktek Keperawatan Mandiri | Pasific Pos.com

| 15 November, 2018 |

Kepala  Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg. Aloysius Giay, M.Kes didampingi Ketua Umum PP. PPNI  Harif Fadhillah, SKp, SH, M.Kep dan Ketua DPD PPNI Provinsi Papua Isak  J.H Tukayo, S.Kp.,M.Sc, menabuh Tifa,  ketika membuka   Musyawarah Wilayah ke-VI PPNI Provinsi Papua di Grand Abe Hotel, Jayapura, Senin (26/3). Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg. Aloysius Giay, M.Kes didampingi Ketua Umum PP. PPNI Harif Fadhillah, SKp, SH, M.Kep dan Ketua DPD PPNI Provinsi Papua Isak J.H Tukayo, S.Kp.,M.Sc, menabuh Tifa, ketika membuka Musyawarah Wilayah ke-VI PPNI Provinsi Papua di Grand Abe Hotel, Jayapura, Senin (26/3).

Pemprov Papua Dorong Praktek Keperawatan Mandiri

Pendidikan & Kesehatan Written by  Senin, 26 Maret 2018 20:04 0
Rate this item
(1 Vote)

JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus mendorong praktek keperawatan mandiri.

Demikian disampaikan Pjs. Gubernur Papua Mayjen TNI (Purn) Soedarmo dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg. Aloysius Giay, M.Kes, ketika membuka Musyawarah Wilayah ke-VI PPNI Provinsi Papua di Grand Abe Hotel, Jayapura, Senin (26/3).


Gubernur mengatakan, praktek keperawatan mandiri ini sejalan dengan program pemerintah, dimana Presiden Jokowi telah merumuskan 9 agenda prioritas dalam Nawa Cita pembangunan nasional dan salah-satu fokusnya adalah pada peningkatan kwalitas hidup manusia, khususnya pada peningkatan kwalitas hidup manusia dan kesejehteraan masyarakat yang dikemas dalam progran Indonesia Sehat.


Karena itu, diharapkan kepada pengurus PPNI Provinsi Papua yang terpilih mampu mengemban tugas sebagai mitra kerja pemerintah di bidang kesehatan.
Ia menjelaskan, pembangunan kesehatan merupakan bagian intergral dari pembangunan nasional yang dilaksanakan secara berkesinbungan dan terus-menerus. Keberhasilan pembangunan kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh banyak aspek, yang salah-satunya adalah pelayanan kesehatan kepada masyarakat.


Dikatakan, perawat merupakan salah-satu unsur pembangunan kesehatan masyarakat yang saat ini memiliki populasi terbanyak, diantara profesi kesehatan lainnya seperti dokter, farmasi, bidan serta profesi kesehatan lain.


Di Provinsi Papua, ujarnya, perawat sebagai ujung tombak pemberi pelayanan kesehatan yang tersebar di pelbagai instansi baik di pelayanan kesehatan dasar, maupun di Dinas Kesehatan serta Rumah Sakit atau pelayanan kesehatan tingkat rujukan, baik itu difasilitasi pemerintah maupun swasta maupun lembaga pendidikan.


“Secara otomatis perawat akan memberikan pengaruh terhadap pembangunan nasional khususnya bidang kesehatan yang ada di Provinsi Papua,”katanya.
Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan sebagaimana tuntutan masyarakat saat ini, lanjutnya, perlu disikapi dengan peraturan sistem organisasi yang profesional.


Menurutnya, meskipun PPNI merupakan organisasi non formal yang tak mengikat dalam segala hal tergantung perawat baik SDM, faktor pendukung lainnya.


Musyawarah Wilayah ke-VI PPNI Provinsi Papua mengusung Tema Menjadi Perawat Pemimpin dalam Mendukung Papua Sehat Melalui Praktek Keperawatan Mandiri. Sub Tema Perawat Bangkit dan Mandiri dalam Melakukan Asuhan Keperawatan yang Aman Diseluruh Wilayah Papua.


Turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain, Ketua Umum PP. PPNI Harif Fadhillah, SKp, SH, M.Kep dan Ketua DPD PPNI Provinsi Papua Isak J.H Tukayo, S.Kp.,M.Sc, Pengurus DPD PPNI Provinsi Papua, Pengurus DPC PPNI 17 Kabupaten/Kota dan Peserta Musyawarah Wilayah ke-VI PPNI Provinsi Papua.

Read 345 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.