DPRP Minta Tidak Ada Lagi Proyek Infrastruktur Gagal Lelang | Pasific Pos.com

| 16 August, 2018 |

Ketua Komisi IV DPR Papua, Yarius Balingga. Ketua Komisi IV DPR Papua, Yarius Balingga.

DPRP Minta Tidak Ada Lagi Proyek Infrastruktur Gagal Lelang

Info Papua Penulis  Rabu, 21 Maret 2018 21:44 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

Jayapura, - Ketua Komisi IV DPR Papua bidang Infrastruktur, Yarius Balingga meminta kepada instansi yang menangani pekerjaan infrastruktur agar tidak ada lagi proyek infrastruktur yang gagal lelang seperti tahun 2017 lalu.

"Kami harap pada tahun 2018 ini, tidak terulang lagi adanya proyek infrastruktur yang gagal lelang," tegas Yarius Balingga, Rabu (21/3/18).


Lanjut dikatakan, Komisi IV DPR Papua telah melakukan rapat evaluasi bersama degan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua terhadap pekerjaan tahun 2017 dan tindaklanjut tahun 2018.


Bahkan sambungnya, Komisi IV DPR Papua telah membentuk tiga tim until turun melakukan pengawasan proyek infrastruktur pada lima wilayah adat.


Sehingga kata Yarius, dari hasil pertemuan itu, diketahui ada beberapa proyek infrastruktur yang gagal lelang, namun ada banyak yang berhasil.


"Gagal lelang ini ada faktor tertentu, karena lelang terlambat dan penandatanganan kontraknya. Namun daya serap cukup bagus," jelasnya.


Apalagi kata Politisi Partai Demokrat ini, pada tahun 2017 terdapat dana Silpa sebesar Rp 500 miliar dikarenakan ada proyek yang gagal lelang.


Untuk itu, pihaknya meminta agar dana silpa dari proyek infrastruktur yang gagal lelang itu akan dipakai lagi pada tahun 2018 yang dikhususkan untuk infrastruktur.


Sementara tim yang dibentuk kata Yarius, itu akan melakukan monitoring terhadap pembangunan infrastruktur sebelum LKPJ Gubernur Papua dilaporkan dalam sidang DPR Papua.


"Jadi hasil tim itu yang akan kita bawa," terangnya.


Sedangkan, untuk pekerjaan tahun 2018 tambahnya, Dinas PU sudah siap. Namun, teKomisi IV akan tetap mengawal dan mengawasi pekerjaan infrastruktur itu.


"Jadi, pekerjaan infrastruktur itu harus star mulai bulan tiga atau empat sampai 100 persen selesai penyerapan anggaran," tutupnya. (TIARA)

Dibaca 171 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.