Areal Perkebunan Kopi Papua Diperluas | Pasific Pos.com

| 15 August, 2018 |

Kepala Dinas Perkebunan Papua, John Nahumury. Kepala Dinas Perkebunan Papua, John Nahumury.

Areal Perkebunan Kopi Papua Diperluas

Ekonomi & Bisnis Penulis  Rabu, 21 Maret 2018 19:39 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Dinas Perkebunan Papua saat ini sedang memperluas areal perkebunan kopi. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kopi Papua ke depan.

“Perluasan lahan kita lakukan di kabupaten, dan produksi kopi di Papua saat ini ata-rata 500-600 kilogram per hektare, dari potensinya yang mencapai 1,2 kilogram,”kata Kepala Dinas Perkebunan Papua, John Nahumury kepada wartawan di Jayapura, Rabu (21/3/18).


Menurut ia, pihaknya sudah mendorong Dinas Perkebunan di setiap kabupaten untuk membuka areal khusus pembibitan unggul dan berkualitas, dengan harapan ketika ada perluasan lahan para petani bisa menanam benih yang sudah disediakan.


"Jadi kalau mau ada perluasan lahan tanam silahkan, yang penting benih yang diambil betul-betul berkualitas unggul. Jadi tidak menanam bibit kopi yang asal-asalan," ujarnya.


Dirinya mengaku selalu ingatkan agar ada penyiapan bibit kopi unggul dan bermutu agar ada peningkatan produksi kopi yang sudah ditanam, berbuah dan menghasilkan. Dengan harapan permintaan dari dalam maupun luar negeri bisa terpenuhi.


"Tahun ini kami terus berusaha memperbaiki produksi dengan melakukan intensifikasi, khususnya bagi lahan yang produktivitasnya mulai berkurang, karena ini sangat penting," ujarnya.


"Intinya kami ingin kopi Papua kedepan menjadi andalan pendapatan petani. Oleh sebab itu, kami harapkan dengan dukungan dana secara besar-besaran akan dikembangkan terus," sambungnya.


Sedangkan mengenai promosi, ujar ia, sudah dilakukan secara terus menerus dengan melibatkan beberapa instansi terkait seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian, seperti kopi cartens, kopi baliem blue, kopi waga-waga dan lainnya.


"Inikan semua produksi lokal yang terus dikembangkan, cuman memang kalau permintaan pasar kami masih kesulitan dengan bahan baku, makanya kami dorong terus perluasan areal," kata John.

Dibaca 299 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.