Belum Terungkap, Siapa Otak Pungli di Pasar Wosi | Pasific Pos.com

| 18 October, 2018 |

Belum Terungkap, Siapa Otak Pungli di Pasar Wosi

Papua Barat Penulis  Jumat, 16 Maret 2018 18:15 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP - Penyidik Satreskrim Polres Manokwari hingga kini belum mampu mengungkap siapa otak di balik kegiatan pungutan liar (pungli) yang dilakukan 2 oknum PNS dari Disperindagkop Kabupaten Manokwari di Pasar Wosi, beberapa waktu.

Wakapolres Manokwari, Kompol A. Maparentta mengatakan penyidik masih terus melakukan pengembangan melalui pemeriksaan saksi-saksi untuk mendalami siapa otak dibalik kegiatan pungli tersebut.


“Kepala Disperindagkop dan Kepala UPTD Pasar Wosi sudah kita periksa, tetapi belum ada titik terang,” ungkap Wakapolres kepada Tabura Pos di ruang kerjanya, Kamis (15/3).


Menurut dia, untuk sementara hanya GW dan MK yang ditetapkan sebagai tersangka, sementara AT masih menjalani proses pemeriksaan.


Wakapolres mengaku, mengalami sedikit kesulitan untuk mengungkap kasus ini, sebab GW dan MK belum mengakui berapa banyak Pedagang yang mereka pajaki setiap bulan dan kemana aliran dana yang diperoleh.


“Meraka mengaku kalau uang itu, hanya digunakan untuk keperluan pribadi saja, tapi kita akan terus melakukan pengembangan,” ujar dia.


Dirinya menilai, ada kemungkinan pungli yang terjadi di Pasar Wosi bukan saja dilakukan oleh GW dan MK, tetapi ada oknum-oknum lain yang juga melakukan perbuatan tersebut.


Pada kesempatan itu, Wakapolres mengungkapkan kegiatan pungli yang dilakukan GW dan MK sebenarnya sudah mendapat teguran oleh salah seorang staf Inspektorat kabupaten Manokwari.


Namun, tambah dia, keduanya tidak menghiraukan terguran itu dan bersi keras terus melakukan aksi mereka.


“Jadi kalau mereka tidak mau ungkap siapa yang menyuruh mereka, silahkan, mereka tetap kita proses hukum,” tandas Wakapolres.


Berdasarkan Catatan Tabura Pos, GW dan MK ditangkap satuan tugas Tim sapu bersih Pungli yang dipimpin Wakapolres Manokwari, Kompol A. Mapparenta, di Pasar Wosi Manokwari, Senin (5/3) sekitar pukul 17.00 WIT.


Keduanya tertangkap tangan saat melakukan pungli dari sejumlah Pedagang di Pasar Wosi, dimana dari tangan kedua tersangka ditemukan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp. 700 ribu dan buku catatan uang setoran.


Selanjutnya, setelah dilakukan pengembangan dari GW dan MK, Tim sapu bersih pungli kembali menangkap terduga lain berinisial AT, pada Selasa (6/3) sekitar pukul 13.10 WIT.


Berdasarkan hasil penyidikan GW dan MK berperan sebagai penagih pajak di Pasar Wosi, sementara AT memegang kuasa pengawasan penuh di Pasar Wosi sesuai perintah atasannya. [BOM] 

Dibaca 336 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.