Penyerahan SK Plt Ketua KNPI Jayapura Dinilai Tak Sesuai Mekanisme | Pasific Pos.com

| 18 October, 2018 |

Ketua OKP yang Juga mantan Ketua MPI Kabupaten Jayapura, Jimmy Yoku. Ketua OKP yang Juga mantan Ketua MPI Kabupaten Jayapura, Jimmy Yoku.

Penyerahan SK Plt Ketua KNPI Jayapura Dinilai Tak Sesuai Mekanisme

Kabupaten Jayapura Penulis  Kamis, 15 Maret 2018 21:29 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Menanggapi penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura versi KLB, kepada Tedd Suebu oleh Izak R. Hikoyabi yang merupakan mantan Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura versi KLB tersebut, membuat Ketua OKP Trikora, Jimmy Yoku angkat bicara.

Kepada wartawan di Café Kedai Kopi Kampoeng, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura pada Kamis (15/3/18) sore, Jimmy Yoku secara tegas menyatakan sesuai mekanisme organisasi KNPI yang selama ini berlaku, bahwa Izak R. Hikoyabi tidak berhak menyerahkan Surat Keputusan (SK) penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura versi KLB kepada Tedd Suebu. Itu dikarenakan, beberapa waktu lalu Izak Hikoyabi telah mengundurkan diri sebagai Ketua KNPI Kabupaten Jayapura versi KLB.


“Saya pikir penyerahan SK penunjukan Plt. Ketua KNPI oleh bung Izak kepada Tedd Suebu ini tidak sesuai mekanisme organisasi yang selama ini belaku di organisasi KNPI. Karena seharusnya yang berhak atau mempunyai kewenangan, untuk menyerahkan adalah pengurus KNPI di tingkat provinsi atau yang diberikan mandat oleh pengurus tingkat provinsi guna menyerahkan kepada pengurus KNPI di tingkat kabupaten,” tegasnya.


Sebab itu, kata Jimmy Yoku, patut di pertanyakan kapasitas dari bung Izak Hikoyabi ini sebagai apa?, sampai melakukan penyerahan SK Plt. Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura versi KLB kepada bung Tedd Suebu.


“Karena beliau (Izak) inikan sudah mengundurkan diri beberapa waktu lalu sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura versi KLB. Jadi, dia itu seharusnya hanya datang untuk menyaksikan penyerahan SK Plt. Ketua tersebut,” tambah pria yang pernah menjabat sebagai Ketua MPI Kabupaten Jayapura.


Selain itu, Jimmy Yoku juga mengucapkan terima kasih kepada mantan Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura versi KLB, Izak R. Hikoyabi yang telah membuat stagmen terkait pengunduruan dirinya sebagai Ketua MPI Kabupaten Jayapura beberapa waktu lalu.


“Saya ucapkan terima kasih kepada bung Izak, yang telah membuat stagmen tentang pengunduran diri saya dari Ketua MPI Kabupaten Jayapura. Dan, seharusnya yang bicara hal ini atau membuat stagmen secara resmi adalah Plt Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura,” ucapnya.


“Karena kalau bicara secara prosedur ataupun mekanisme AD/ART, itu kan beliau (Izak Hikoyabi) sudah mengundurkan diri. Dan, beliau ini bicara dalam kapasitas sebagai apa bicara berkaitan dengan proses pengunduruan diri saya tersebut,” sambung Jimmy Yoku.


Menurut Jimmy Yoku, proses pengunduran dirinya itu merupakan hal yang biasa dalam organisasi dan berkaitan dengan administrasi organisasi itu juga adalah hal biasa.


“Yang pasti kita akan mengajukan permohonan pengunduran diri saya itu secara resmi. Namun inti daripada pengunduran diri saya ini, kita melihat kepentingan yang lebih besar. Tentunya dari kepentingan itukan ada dua versi di dalam kepengurusan KNPI yang ada di Kabupaten Jayapura dan ini bukan hal yang bisa di bilang satu (versi) saja,” tuturnya.


Jimmy Yoku juga menyatakan, bukan soal pengakuan dari pemerintah atau pengakuan dari pihak siapapun dan manapun. Namun dirinya melihat pembinaan pemuda ke depan ini sangat penting dan pemerintah harus berdiri netral untuk melihat persoalan itu.


“Saya juga memberikan apresiasi kepada pak Bupati, karena telah memberikan perhatian penuh terhadap dinamika pemuda yang ada saat ini. Kenapa saya harus berdiri pada posisi yang netral, itu untuk kepentingan seluruh teman-teman pemuda ke depan,” ucapnya.


Kata Jimmy, kalau pengunduran dirinya dianggap telah melecehkan organisasi KNPI, apa kapasitas Izak sehingga mengeluarkan stagmen seperti itu.


“Jadi, beliau (Izak) ini kapasitasnya apa hingga bisa sampaikan stagmen berkaitan dengan diri saya itu, yang berhak untuk menyampaikan adalah Plt Ketua KNPI karena ini organisasi,” katanya.


Jimmy mengaku untuk membahas sebuah program, konsolidasi organisasi atau persiapan pelaksanaan Musda DPD KNPI Kabupaten Jayapura oleh Plt Ketua KNPI. Namun, yang menjadi pertanyaannya bagi dia untuk membahas sebuah program kerja itu harus di rapat kerja (Raker).


“Selama kepemimpinan beliau (Izak) ini, tidak ada proses-proses organisasi yang dilaksanakan sejak awal mulai dilantiknya pengurus KNPI. Dan, seharusnya ada orientasi pengurus KNPI, kemudian setalah itu harus ada raker pengurus DPD KNPI untuk membahas program kerja termasuk konsolidasi organisasi tersebut. Dasar apa mereka melakukan konsolidasi organisasi, kan harus ada dasar payung hukum dan bukan melakukan rapat-rapat pleno,” pungkas Jimmy.

Dibaca 186 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.