Pilkada Serentak Sukses Tergantung Kinerja KPU dan Panwaslu | Pasific Pos.com

| 26 September, 2018 |

Pjs Gubernur Papua Soedarmo. Pjs Gubernur Papua Soedarmo.

Pilkada Serentak Sukses Tergantung Kinerja KPU dan Panwaslu

Headline Penulis  Senin, 12 Maret 2018 21:47 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, - Pemilihan kepala daerah (pilkada) Serentak sukses atau tidak tergantung pada kinerja KPU dan Panwaslu di tingkat kabupaten/kota maupun propinsi.

Demikian dikatakan Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Papua Soedarmo , pada acara doa bersama dan Sosialisasi peran pengawas pemilukada yang dilaksanakan oleh Bawaslu propinsi Papua di hotel Aston, Senin (12/3).


Lebih lanjut dikatakannya, dalam pelaksanaan pilkada berbagai pihak tidak perlu terlalu khawatir. "Kita jangan memblow up pelaksanaan pilkada ini sehingga menjadi beban bagi penyelenggara khususnya KPU dan Bawaslu," ujar Soedarmo.


Dijelaskannya, semua pihak berharap agar pilkada berhasil, tapi bukan menjadi beban.


Soedarmo menghimbau agar KPU dan Bawaslu untuk bekerja sesuai undang-undang pemilukada. "Karena semua sudah diatur, semua sudah lengkap. Kadang kadang ada yang mencoba coba bermain, yang akhirnya menjadi rusuh. KPU Dan Bawaslu harus tegas. Lurus," ujar Soedarmo tegas.


"Kami dari pemerintah propinsi siap mendukung 100 persen, dengan satu catatan jangan coba coba memihak pada salah satu pasangan calon," tegas Soedarmo.


Soedarmo berpesan agar KPU dan Panwas atau Bawaslu tidak usah takut untuk bertindak tegas. "Sekecil apapun kesalahan segera ditegur dan diberikan sanksi, sehingga ada komitmen. Prinsip itu penting," ujarnya.


Dikatakannya pula, dari beberapa kejadian kerusuhan terkait pemilukada yang telah usai hendaknya menjadi bahan evaluasi.
"Kejadian mejadian sudah kita petakan. Kenapa ada konflik? Karena ketidak tegasan penyelenggara " ujarnya.


Dijelaskannya pula, satu hal yang menjadi perhatian bahwa propinsi Papua sudah menjadi sorotan national. Sebab hasil survey menunjukkan propinsi Papua paling rawan.


"Sementara 4 kabupaten di Papua masuk area rawan. Apakah kita pasrah dengan hasil survey ini. Pasti tidak, maka mari kita bersama melaksanakan dengan baik. Kita harus mau dan mempunyai komitmen untuk merubah dari yang merah menjadi yang paling hijau," ujarnya.

Dibaca 223 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.