Pidato Politik AHY Hipnotis Ribuan Kader PD | Pasific Pos.com

| 15 November, 2018 |

Nampak ribuan kader yang hadir dalam Rapimnas PD yang berlangsung di Gedung SICC,  Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/3/18) malam Nampak ribuan kader yang hadir dalam Rapimnas PD yang berlangsung di Gedung SICC, Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/3/18) malam

Pidato Politik AHY Hipnotis Ribuan Kader PD

Sosial & Politik Written by  Senin, 12 Maret 2018 18:11 0
Rate this item
(0 votes)

AHY : Saya Siap Memperjuangkan kesempatan Saya

 

BOGOR, - Pidato politik Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada penutupan kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat, menghipnotis belasan ribuan kader Demokrat yang ada dalam gedung Sentul International Convetion Center (SICC), Munggu (11/3/18) malam.


Bahkan, eforia ribuan kader mengguncang gedung SICC ketika AHY berada di atas forum. Apalagi saat AHY menyampaikan pidato politik secara lantang tanpa teks dan terstruktur hingga membuat ribuan kader Demokrat yang memadati Gedung SICC ini berdesak kagum sambil memuji kehebatan AHY.


Dalam pidatonya AHY mengatakan, tahun depan tepatnya tanggal 17 April 2019 mendatang bangsa Indonesia akan kembali mengukir tonggak sejarah yang baru, di hari itu akan digelar pemilihan umum sebuah perhelatan akbar yang aangat penting, dan di hari tersebut rakyat Indonesia akan menjatuhkan pilihannya siapa yang hendak diberikan mandat dan amanat untuk memimpin negeri ini lima tahun ke depan.


Bahkan, anak sulung dari Presiden RI keenam ini mengaku telah mempersiapkan langkah politiknya ke depan.


"Allah STW telah mengahdirkan saya untuk bertransformasi, mengubah seragam hijau menjadi biru. Namun itu semua tidak berarti mengubah semangat dan prinsip hidup saya untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara ini, "tandas AHY.


"Saya siap untuk meraih dan memperjuangkan kesempatan saya untuk memberikan kontribusi terbaik untuk NKRI, " tegasnya.


AHY mengungkapkan, bahwa kesiapannya itu sekaligus menjawab pertanyaan banyak pihak mengenai langkah politiknya ke depan.


Terkait dengan pemilihan Presiden pada 2019 mendatang, AHY menyadari bahwa partai Demokrat tidak bisa berjalan sendiri, partainya perlu kerjasama dengan partai lainnya, berkoalisi. Meski demikian partainya ingin kerjasama itu tidak sekedar memperjuangkan kursi kepemimpinan.


"Agar keringat dan perjuangan kita bisa menjadi manfaat besar untuk kebaikan bangsa dan negara, " ujar AHY.


Karena menurutnya, perjuangan memenangkan Pemilu 2019 harus dilandasi niat baik untuk memperjuangkan aspirasi rakyat.


Terkait dengan koalisi lanjut AHY, sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam membuka Rapimnas ini, haruslah dilandasi dengan etikad yang baik.


"Sumbangan tenaga dan fikiran kita Partai Demokrat dalam koalisi, bukan untuk menumpuk kekuasaan atau sekedar bagi-bagi kekuasaan tapi benar-benar diidentifikasikan untuk kepentingan rakyat yang sama-sama kita cintai, " paparnya.


AHY menambahkan, segala usaha dan ikhtiar dalam kerjasama dengan siapa pun nantinya, memastikan kerjasama kita untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.


"Saya siap meraih dan memperjuangkan kesempatan saya untuk memberikan kintribusi terbaik untuk NKRI, " tandasnya.


Apresiasi Pemerintahan Jokowi


Ketika menyampaikan pidato penutupan Rapimnas PD 2018, AHY berterima kasih dan mengapresiasi pemerintahan Jokowi saat ini yang banyak meraih prestasi.


"Dengan tulus kami menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada Presiden Jokowi dan pemerintah, " ujar AHY dalam pidatonya.


Menurut AHY, pada 5 Kanuari 2018 lalu, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya memyampaikan bahwa banyak hasil yang telah diraih pemerintahaan yang pemerintahan Jokowi.


Untuk itu di dalam pidatonya, kali ini AHY juga memberikan apresiasi atas perestasi yang diraih pemerintahan Jokowi.


AHY berharap capaian tersebut dapat dijaga, bahkan ditingkatkan.


Menurut AHY, Presiden Jokowi saat ini bisa membangun infrastruktur secara signifikan, khususnya di sektor pekerjaan umum dan perhubungan.


Kemudian bisa menjaga stabiltas politik dan keamanan.


Meski dengan demikian, AHY memgatakan, segala yang terlalu tidak terlepas dari segala kemampuan itu tidak lepas dari landasan yang telah dibangun oleh pemerintahan sebelumnya.


Misalnya di bidang, ekonomi dan kesejahteraan rakyat termasuk berkurangnya kemiskinan dan pengangguran. (TIARA)

Read 378 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.