Tinjau Pelayanan, Asisten I Temukan Satu Kantor Distrik Sepi Aktivitas | Pasific Pos.com

| 23 September, 2019 |

Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP, saat meninjau langsung pelayanan masyarakat di tiga Kantor Distrik yang berada di Lembah Grime Nawa, yakni Distrik Nimboran, Distrik Namblong dan Distrik Nimbokrang, Rabu (21/2/18) pagi. Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP, saat meninjau langsung pelayanan masyarakat di tiga Kantor Distrik yang berada di Lembah Grime Nawa, yakni Distrik Nimboran, Distrik Namblong dan Distrik Nimbokrang, Rabu (21/2/18) pagi.

Tinjau Pelayanan, Asisten I Temukan Satu Kantor Distrik Sepi Aktivitas

Kabupaten Jayapura Penulis  Rabu, 21 Februari 2018 22:02 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

SENTANI - Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP, meninjau langsung pelayanan masyarakat di tiga Kantor Distrik yang berada di Lembah Grime Nawa, yakni Distrik Nimboran, Distrik Namblong dan Distrik Nimbokrang, Rabu (21/2/18) pagi.

Usai meninjau aktivitas pelayanan di tiga Kantor Distrik itu, Basri mengatakan, dalam tahun 2018 ini Pemerintah Kabupaten Jayapura telah menetapkan Distrik sebagai Sentra Pemberdayaan Masyarakat.


“Tinjauan ke tiga kantor distrik ini dalam rangka melakukan monitoring di distrik dan juga melaksanakan kunjungan untuk mengecek atau melihat langsung pelayanan masyarakat maupun kegiatan kerja distrik,” kata Abdul Rahman Basri, ketika di konfirmasi wartawan di Kantor Bupati Jayapura, usai melakukan peninjauan di tiga kantor distrik tersebut, Rabu (21/2/18) sore.


Diakuinya, dapat menyelaraskan program dan kegiatan distrik, seiring dengan kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, S.E., M.Si.


“Kebijakan tersebut, bagaimana menempatkan distrik dalam mengoptimalkan tugas dan fungsi distrik sebagai sentra dalam pemberdayaan masyarakat. Baik itu distrik sebagai pusat data, pusat pelatihan, pusat pemberdayaan dan juga pusat pelayanan masyarakat guna penyelenggaraan pemerintahan,” akunya.


“Sehingga pemerintah distrik dapat mengatasi segala masalah yang ada di wilayahnya. Supaya tidak semua masalah yang dialami oleh masyarakat maupun yang terjadi di kampung itu tidak langsung diarahkan ke kabupaten,” sambung Abdul Rahman Basri.


Menurutnya, Kantor Bupati Jayapura yang ada di Gunung Merah itu juga ada distrik-distrik guna menyelesaikan masalah.


Abdul Rahman Basri mengaku kecewa ketika melakukan tinjauan atau Sidak di Kantor Distrik Nimboran. Karena saat melakukan absensi pegawai distrik, dari jumlah 20 orang pegawai yang hadir hanya 6 orang saja. Bahkan Nampak terlihat kantor ini sepi dari aktivitas melayani masyarakat.


“Jelas kondisi ini sangat disayangkan. Inikan aneh dan bagaimana komitmen distrik untuk mengoptimalkan tugas dan juga pemberdayaan masyarakat. Sidak ini akan terus dilakukan dan kantor yang jadi gambaran hadirnya pemerintah ditengah-tengah masyarakat, namun tidak berjalan dengan baik,” tukasnya.

Dibaca 431 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.