Miliki 3 Paket Sabu, IRT Diciduk Polisi | Pasific Pos.com

| 20 June, 2018 |

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM.Kamal. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM.Kamal.

Miliki 3 Paket Sabu, IRT Diciduk Polisi

Kriminal Penulis  Rabu, 21 Februari 2018 18:47 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, - Anggota Sat Narkoba Polres Merauke berhasil mengamankan seorang ibu rumah tangga berinisial S alias KI alias Mama Lala (43) lantaran memiliki tiga pekat sabu, Selasa (20/2/18) malam.

Pelaku ditangkap saat berada di rumahnya di jalan Natula gang III kabupaten Merauke pukul 02.00 WIT. Dari hasil penggeledahan polisi berhasil mengamankan barang bukti narkotika golongan satu jenis Sabu sebanyak tiga peket, serta alat hisap sabu (bong) dan korek api.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM.Kamal, mengungkapkan, penangkapan pelaku berawal dari pengembangan kasus penyalahgunaan narkoba yang ditangani oleh Polres Boven Digoel.


“Pelaku ditangkap setelah dikembangkan kasus oleh penyidik Sat Narkoba Polres Boven Digoel. Setelah dilakukan penyidikan pelaku yang merupakan ibu rumah tangga itu langsung ditangkap dirumahnya beserta barang bukti,” jelasnya Rabu (21/2/18) siang.


Kata Kamal, sampai dengan saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Sel Tahanan Polres Merauke guna penyidikan lebih lanjut.


“Kasus ini masih dikembangkan apakah pelaku S ini merupakan pengedar atau pemakai, semuanya anggota masih dalami,” ujar Kamal.


Lanjut Kamal dari keterangan pelaku, Sabu itu didapatnya dari pelaku lainnya berinisial TIO di seputaran Merauke.


“Untuk pelaku lainnya kami masih akan lakukan pengembangan, dari keterangan pelaku barang haram itu akan dipakai, namun tidak menutup kemungkinan pelaku juga merupakan pengedar, dan dibeli dari pelaku TIO seharga Rp.2 juta perpaketnya.


Dirinya pun menambahkan, atas perbuatanya pelaku dijerat dengan pasal 111 dan pasal 114 tentang kepemilikan narkotika dengan ancaman di atas 7 tahun penjara.

Dibaca 171 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik