Bupati Buka Sidang Klasis III dan Mupel Wadah Kategorial III | Pasific Pos.com

| 14 August, 2018 |

Bupati Buka Sidang Klasis III dan Mupel Wadah Kategorial III

Papua Tengah Penulis  Senin, 19 Februari 2018 08:15 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

NABIRE – Bupati Nabire buka acara sidang Klasis III dan Mupel Kategorial secara resmi, dengan acara dalam sidang patut dibanggakan karena rapi tersusun dan diikat menjadi satu.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Pembangunan, Yasor Peter Sawo mengatakan, Sidang Klasis yang ketiga, Gereja Protestan di Tanah Papua (GPI) hari ini Minggu, (18/2), Krisis multi dimensional yang melanda negara kita masih dirasakan dampaknya hingga saat ini. Permasalahan-permasalahan sosial kemasyarakat yang datang silih berganti. Menuntut perlunya pembinaan yang lebih intensif dalam kehidupan bermasyarakat, beragama dan bernegara.


Jalan keluar untuk situasi ini adalah dengan program-program pembangunan yang nyata dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat termasuk pembangunan di bidang moril, mental dan spiritual. “Berkaitan dengan pembangunan moril, mental dan spiritual maka selaku Bupati saya menyambut baik pelaksanaan sidang klasis ini,” katanya.


Sebab, menurut hematnya, sidang ini merupakan momentum yang tepat bagi kita semua khususnya warga GPI, untuk mengevaluasi sampai sejauhmana pelaksanaan program pelayanan yang telah dilakukan di masing-masing jemaat, menginventarisir berbagai permasalahan, kendala yang dihadapi selama ini.


Serta merumuskan berbagai program strategis dalam rangka meningkatkan peran gereja dalam pelayanan, pembinaan jemaat dan pewartaan dimasa mendatang.


Gereja dan orang Kristen pada hakikatnya terpanggil untuk menjadi pelaku pembangunan yang membawa terang, kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat serta memberikan konstribusi yang nyata membaharui kehidupan bersama sebagai warga bangsa.


Peranan gereja dan orang Kristen bukan hanya menyampaikan berita kesukaan mengenai pembebasan dari kuasa-kuasa dosa, tetapi juga mengenai pembebasan dari keterbelakangan , yang ditandai kedamaian, kebenaran keadilan dan kesejahteraan hidup dikehendaki oleh Tuhan.


“Terkait dengan pelaksanaan sidang klasis ini, saya selaku pimpinan pemerintah daerah menyampaikan terima kasih kepada segenap Jemaat Klasis GPI, sebab sidang ini sangat sejalan dengan program pemerintah kabupaten Nabire, sebagaimana yang dituangkan melalui visi misinya untuk mewujudkan masyarakat Nabire yang berkeadilan sejahtera, makmur dan mandiri,” tambah bupati.


Secara khusus kepada semua peserta sidang ia berpesan agar dapat mengikuti sidang ini dengan sebaik-baiknya, dahulukanlah kepentingan jemaat dari pada kepentingan sendiri atau kelompok. “Saya yakin dengan pikiran dan pekerjaan yang bersih, kita akan menuai hasil yang bermanfaat bagi orang dan daerah yang kita cintai ini. Saya harapkan, kepada segenap Jemaat GPI, mari kita dukung semua program pemerintah daerah, memelihara toleransi kehidupan beragama sehingga tatanan kehidupan masyarakat rukun, damai dan harmonis,” pungkasnya. (ris) 

Dibaca 161 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.