Pasangan Marius Lolos di Awal Dijegal di Akhir | Pasific Pos.com

| 18 June, 2018 |

Rapat pleno terbuka penetapan calon kepala daerah kabupaten Mimika yang digelar di Hotel Grand Alison, Sentani Jayapura pada Sabtu (17/2/18). Rapat pleno terbuka penetapan calon kepala daerah kabupaten Mimika yang digelar di Hotel Grand Alison, Sentani Jayapura pada Sabtu (17/2/18).

Pasangan Marius Lolos di Awal Dijegal di Akhir

Sosial & Politik Penulis  Minggu, 18 Februari 2018 20:54 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

Sentani, - Rapat pleno penetapan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Mimika berhasil memupus harapan bakal calon Maria Florida Kotorok - Yustus Wai (Marius) untuk maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) kabupaten Mimika.

Maria F. kotorok adalah wanita satu satunya sebagai calon bupati Mimika. Terjegalnya langkah bakal paslon Marius ini diketahui setelah KPUD Mimika dalam rapat pleno penetapan yang dilaksanakan di hotel Grand Alison Sentani, kabupaten Jayapura, Sabtu (17/2/18) tengah malam. Pasangan ini menurut KPUD berdasarkan Sikon dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).


Diawali dari berkas enam pasangan calon independen, yakni Hans Magal-Abdul Muis (Ham), Mus Pigai-Allo Rafra (Musa), Robertus Waropea-Alberth Bolang (RnB), Petrus Yanwarin-Alpius Edowai (Petraled), Philipus Wakerwa-H Basri (Philbas) dan Maria Florida Kotorok-Yustus Wai (Marius).


Pada awalnya pada data Silon yang dapat diakses oleh siapa saja, pasangan Marius dinyatakan memenuhi syarat (MS). Namun pada detik detik terakhir data pada Silon dinyatakan berubah menjadi tidak memenuhi syarat.


Rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Mimika dengan agenda penetapan pasangan calon peserta pilkada serentak 2018, Sabtu malam, berlangsung alot dan diwarnai interupsi para saksi, tim sukses dan kandidat. Sehingga rapat pleno ini baru dinyatakan selesai pada Minggu pagi pukul 06.30 WIT.


KPU kabupaten Mimika memulai rapat pleno diawali dengan doa dan sambutan dari komisioner KPU Mimika. Dilanjutkan dengan pembacaan hasil verifikasi faktual lapangan terhadap dukungan kepada para bakal pasangan calon bupati/wakil bupati dari jalur independen.


Pada tahap ini mencuat interupsi dari sejumlah saksi, tim sukses dan pasangan calon terkait data dukungan yang tidak sama dengan silon KPU.


"Kami nilai KPU Mimika lakukan verifikasi dengan dua cara berbeda. Pada tahapan verifikasi pertama dengan cara manual, tapi pada saat verifikasi ke lapangan mengunakan cara lain, atau cara kedua, yakni verifikasi kedua menggunakan silon KPU, tolong Panwas Mimika catat," kata salah satu pendukung pasangan Maria Florida Katorok-Yustus Wai.


Namun verifikasi ini hanya dua pasangan yang disebutkan oleh operator KPU Mimika yang tidak memenuhi syarat, yakni pasangan Philipus Wakerwa-H Basri (Philbas) dan Maria Florida Kotorok-Yustus Wai (Marius).


Maria Kotorok pada kegiatan yang sama tampak berulangkali meminta penjelasan dimana atau pada hal apa dia dinyatakan tidak memenuhi syarat.


"KPUD tolong tunjukkan bukti bukti hasil klarifikasi. Karena kami juga akan menyampaikan bukti apa yang kami miliki," ujar Maria.


Melihat hal ini, Panwas Timika berjanji akan memfasilitasi antara pasangan Marius dengan KPU. Namun berdasarkan pantauan di lapangan hingga rapat pleno dinyatakan ditutup tidak ada upaya tersebut.

Dibaca 215 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik