6 KPU Kabupaten di Papua Tetapkan Paslon, 1 Kabupaten Tertunda | Pasific Pos.com

| 27 May, 2018 |

6 KPU Kabupaten di Papua Tetapkan Paslon, 1 Kabupaten Tertunda

Headline Penulis  Selasa, 13 Februari 2018 13:27 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

 

Jayapura, - Enam Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten di propinsi Papua telah menetapkan pasangan calon (paslon) dan satu kabupaten yaitu Mimika terpaksa ditunda karena belum selesai dalam pelaksanaan verifikasi faktual. Hal ini dikatakan ketua KPU propinsi Papua, Adam Arisoi usai rapat pleno penetapan pasangan calon (paslon) gubernur, Selasa (13/2) dini hari.

Dikatakannya pula, untuk kabupaten Mimika penundaan selama tiga hari. "Ketua KPUD Mimika Icephina Magal telphon saya, dikatakan karena ada insiden penyanderaan di Tembagapura beberapa waktu lalu dan memperhatikan faktor keamanan maka verifikasi belum dapat diselesaikan.


Cuaca ekstrim juga menyebabkan KPU Mimika belum bisa menyelesaikan proses administrasi pendaftaran baik berkas dari PPD maupun melalui SIPOL (Sistim Informasi Partai Politik) secara online," ujar Adam Arisoi.


Lanjutnya, enam KPUD yang berhasil menetapkan paslon antara lain, kabupaten Memberamo Tengah menetapkan satu pasangan calon yaitu R. Ham Pagawak, SH. M.Si dan Yonas Kenelak, S.Sos.


KPUD kabupaten Jayawijaya berhasil menetapkan satu paslon atas nama Jhon R. Banua, SE, M.Si dan Marthen Yogobi, SH, MH.


KPUD kabupaten Biak Numfor, menetapkan tiga paslon dimana satu paslon melalui jalur idependen/perseorangan atas nama Andreas Msen, SE, MM dan Pdt. Yustinus Noriwari,S.Th.


Sementara pasangan nelalui partai atas nama Nichodemus Ronsumbre (calon Bupati) dan Ir. Akmal Bahcri (calon Wakil Bupati) serta Herry Ario Naap, S. Si.,M.Pd (calon Bupati) dan Nehemia Wospakrik, SE, MM, B.Sc (calon Wakil Bupati).


KPUD kabupaten Paniai kemarin melalui rapat pleno berhasil menetapkan lima paslon. Kelima paslon tersebut adlah Paslon Bupati Yehuda Gobai dan Yan Tebai (Jalur Perseorangan), Paslon Bupati Yunus Gobai dan Markus Boma (Perseorangan), Paslon Bupati Naftali Yogi, S. Sos dan Marten Mote (Perseorangan), Paslon Bupati Meki Nawipa dan Oktofianus Gobai , Paslon Bupati Dr. Hengky Kayame, SH, MH dan Yeheskel Tenouye (partai).


Sementara itu dari KPUD kabupaten Deiyai menetapkan empat paslon, keempatnya adalah Pasangan Calon Dance Takimai, A.Ks - Robert Dawapa (Golkar, Gerindra, PKPI), Pasangan Calon Inarius Douw - Anaklesius Doo (PBB, PDI P, PKS, Nasdem, PPP, Demokrat), Pasangan Calon Ateng Edowai, S.Pd.K - Hengki Pigai, S.Pt (independent) dan Pasangan Calon Keni Ikomou - Abraham Tekege (Independent)


"Sementara itu KPUD Puncak menetapkan satu paslon yang lolos. Namun yang menandatangani surat penetapan hanya dua anggota KPU, sehingga kami akan meminta kejelasan dari ketua KPU, " ujar Adam Arisoi.


Dijelaskannya pula di kabupaten Puncak, ada parpol yang memberikan dukungan ganda. "Dukungan ganda memperlambat proses verifikasi administrasi," ujarnya.


Sementara itu untuk calon gubernur Papua, KPU propinsi Papua menunda selama tujuh hari di karena Pansus Pilgub DPRP belum menyerahkan berkas Pasangan Calon tentang Orang Asli Papua kepada MRP untuk diverifikasi.


Menurut rencana rapat pleno lenetapan pasangan calon gubernur akan dilaksanakan kembali pada tanggal 20 Februari 2018.

Dibaca 500 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.