HUT PI Tahun 2019, Pemprov Papua Undang Anak Cucu Ottow dan Geissler | Pasific Pos.com

| 16 August, 2018 |

Ibadah Perayaan HUT Ke 163 Pekabaran Injil Di Tanah Papua yang dipusatkan Di Stadion Mandala Jayapura, Senin (5/2/2017) dihadiri ratusan umat Nasrani dari denominasi gereja di Jayapura. Ibadah Perayaan HUT Ke 163 Pekabaran Injil Di Tanah Papua yang dipusatkan Di Stadion Mandala Jayapura, Senin (5/2/2017) dihadiri ratusan umat Nasrani dari denominasi gereja di Jayapura.

HUT PI Tahun 2019, Pemprov Papua Undang Anak Cucu Ottow dan Geissler

Info Papua Penulis  Senin, 05 Februari 2018 19:56 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Ibadah Perayaan HUT Ke 163 Pekabaran Injil Di Tanah Papua yang dipusatkan Di Stadion Mandala Jayapura, Senin (5/2/2017) dihadiri ratusan umat Nasrani dari denominasi gereja di Jayapura.

Ibadah perayaan masuknya Injil di Tanah Papua yang ke 163 mengusung tema “Datanglah Kerajaanmu” dan Sub Tema “Jadikanlah Tanah Papua Sebagai Pusat Pemberitaan Injil Yang Memberi Kehidupan, Kasih & Damai Sejahtera”. Dihadiri Gubernur Papua, Lukas Enembe, Wakil Gubernur, Klemen Tinal, Ketua MRP, Timotius Murib, Sekda Papua, Hery Dosinaen, Kasdam XVII Cenderawasih, pimpinan denominasi gereja di Jayapura dan pimpinan OPD di lingkungan Pemerintahan Provinsi Papua.


Gubernur Papua, Lukas Enembe, dalam sambutannya mengatakan, peringatan HUT Pekabaran Injil di Tanah Papua tersebut adalah untuk memperingati momen keberanian, kesetiaan dan ketabahan kedua orang penginjil yang menjadi rasul Papua yakni Carl Wllem Ottow dan Johan Gottlob Geissler.


Dikatakan, Tuhan mengutus Carl Willem Ottow dan Johan Gottlob Geissler ke tanah Papua dan menginjakkan kedua kaki mereka di pulau Mansinam dengan menaikan doa sulung mereka ‘Dengan nama Tuhan kami menginjak kaki di tanah ini”. Dengan doa itulah kedua hamba Tuhan tersebut memulai pekabaran Injil di Tanah Papua.


Dalam pelayanan Firman Tuhan (Khotba) dari Pastor Dr. Edward Ildefonso dari Amerika Serikat, kata Gubernur, dirinya merasa takut, sebab hingga sekarang umat nasrani masih berkelahi, gereja dan gereja berkelahi dan terjadi di mana–mana.


Pada kesempatan itu, Gubernur mewakili masyarakat Papua menyampaikan permohonan maaf kepada para misionaris yang sudah memberitakan injil di tanah Papua.

Ia menilai Pemprov Papua perlu mengundang para keluarga misionaris pada peringatan Hari Pekabaran Injil (HPI) di masa mendatang, lalu secara langsung menyampaikan permohonan maaf kepada mereka.


“Karena pada saat berita kebenaran firman (injil) ini dikumandangkan, banyak misionaris di Papua menjadi korban. Anak-anak mereka menjadi terlantar, istri mereka diperkosa dan bahkan sejumlah misionaris pun dibunuh lalu dimakan. Makanya, saya rasa kita perlu pangil anak cucu misionaris Ottow dan Geissler sehingga ada pertemuan yang luar dengan mereka untuk kemudian datang ke sini memberkati tanah ini,” seru Lukas saat menyampaikan sambutan pada peringatan HPI yang ke-163, di Stadion Mandala Jayapura, Senin (5/2).


Ditambahkannya, aparat keamanana yang bekerja di Papua dengan jujur, maka ia akan berjalan dari tanda heran yang satu ke tanda heran yang lain, itulah pesan religius dari Pdt. I.S. Kijne.


Dilain pihak, Gubernur juga sudah mengeluarkan aturan baru yakni seruan doa bersama setiap pukul 12.00 Wit atas injil yang telah diberitakan di Papua serta anugerah kekayaan alam yang diberikan bagi negeri ini.


Gubernur juga mengimbau TNI/Polri untuk dapat membantu kebijakan pemerintah provinsi dengan tidak mendukung peredaran miras. “Sebab kami Pemprov Papua sudah berkomitmen kuat untuk memberantas miras diatas tana ini,”serunya.

Dibaca 467 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.