39 Orang Dibaptis di Gereja GIDI Klasis Kira | Pasific Pos.com

| 16 November, 2018 |

Suasana Pembaptisan di Kira Bokondini Kabupaten Tolikara. Suasana Pembaptisan di Kira Bokondini Kabupaten Tolikara.

39 Orang Dibaptis di Gereja GIDI Klasis Kira

Lintas Daerah Written by  Kamis, 01 Februari 2018 22:53 0
Rate this item
(0 votes)

“Pentingnya Pembaptisan di Dalam Kekristenan”

 

 

Bokondini - Tolikara, - Belum lama ini, 39 orang di Baptis di Kira, kabupaten Tolikara. Ketua Wilayah GIDI Bogo, Potias Pagawak mengatakan, pentingnya Pembabtisan di dalam kekristenan dan tanggung jawab Gereja untuk melanjutkan ajaran Yesus memuridkan,dan membaptis para murid.

“Hal-hal ini harus dilakukan di semua tempat, kepada semua bangsa, sampai kepada akhir zaman. Jadi pembaptisan sangat penting karena diperintahkan Yesus sendiri, “ kata Ketua GIDI Bogo, Potias Pagawak yang diwakili pendeta Yanius kogoya dalam khotbahnya pada acara Pembabtisan Jemaat GIDI Klasis Kira Wilayah Bogo di kira Bokondini Rabu, (31/1/18).


Lanjut dikatakannya, sebagaimana kita amati di dalam Kisah Para Rasul 18:24-26 dan 19:1-7. Pembaptisan Kristen mempunyai makna yang lebih dalam.

“Pembaptisan dilakukan di dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus - yang menjadikannya sebuah pembaptisan Kristen. Hanya melalui cara ini seseorang masuk ke dalam komunitas Gereja, “ pesannya.

Apalagi kata Pdt. Yanius Kogoya, ketika kita diselamatkan dan kita dibaptis oleh Roh Kudus ke dalam Tubuh Kristus,yang adalah Gereja. Melalui 1 Korintus 12:13 Paulus menulis.


"Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh." Kata Yanius dalam khotbahnya.

Menurutnya, pembaptisan melalui air adalah pemeragaan ulang baptisan yang kita terima oleh Roh Kudus.

Bakan, kata Pdt Yanius Kogoya, Pembaptisan Kristen adalah cara dimana seseorang membuat pernyataan umum mengenai imannya. Seperti dalam air baptisan, seseorang berkata, tanpa harus menggunakan kata-kata.

“Saya bersaksi akan iman di dalam Kristus Yesus telah membersihkan jiwaku dari dosa, dan sekarang saya memiliki hidup baru yang dikuduskan." tukasnya.


Pdt mengemukakan, bahwa Pembaptisan Kristen menggambarkan, dengan cara dramatis, kematian, penguburan, dan kebangkitan Kristus. Dalam waktu yang sama, juga menggambarkan kematian kita terhadap dosa dan hidup baru di dalam Kristus. Sebagaimana orang berdosa menerima Tuhan Yesus, ia mati terhadap dosa (Roma 6:11) dan dibangkitkan kepada kehidupan baru (Kolose 2:12).


“Praktek membenamkan orang ke dalam air mencerminkan kematian terhadap dosa. Sementara diangkat dari air mencerminkan kehidupan yang bersih dan kudus sebagai konsekuensi bagi orang yang telah dianugerahi keselamatan, “ imbuhnya.

Selain itu, secara sederhana, pembaptisan air adalah kesaksian umum terhadap perubahan yang terjadi di dalam kehidupan pribadi orang percaya. Pembaptisan Kristen adalah bentuk ketaatan kepada Allah dirinya diselamatkan.


Dijelaskannya, Alkitab menunjukkan di berbagai ayat, urutan peristiwa yang terjadi adalah 1) seorang percaya kepada Yesus Kristus, 2) ia dibaptis. Urutan ini kita amati juga tercatat di dalam Kisah Para Rasul 2:41, "Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis" katanya.


Menurutnya, pembaptisan menggambarkan identifikasi antara orang-percaya dengan kematian Kristus, penguburanNya, dan kebangkitanNya. Di segala tempat dimana Injil dikhotbahkan, semua orang harus dibaptis.


Sementara itu ketua panitia Pembaptisan Napilius yikwa menambahkan serta mengucap syukur kepada Tuhan atas anugerahnya sehingga bisa membaptis 39 orang dari 12 jemaat GIDI daerah Kira. Pihaknya juga memberikan penghargaan yang setinggi – tingginya selain kepada 12 jemaat GIDI daerah Kira,juga kepada jemaat tetangga yakni Gereja Baptis dan GKII yang telah mendukung kegiatan Pembabtisan yang mulia ini.

“Pemuda/i GIDI adalah selain tulang punggung dan harapan masa depan Gereja tetapi juga bangsa dan Nengara. Semoga Pembabtisan ini memberikan pemulihan kepada masing-masing orang dan memberikan kemajuan besar pelayanan GIDI di daerah kira, “ tutup Napilus yikwa. (TIARA)

Read 685 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.