Banyak Warga Belum Pahami UU Perlindungan Anak | Pasific Pos.com

| 25 September, 2018 |

Kepala Distrik Semangga, Jimmy Rohrohmana. (foto:Mel) Kepala Distrik Semangga, Jimmy Rohrohmana. (foto:Mel)

Banyak Warga Belum Pahami UU Perlindungan Anak

Papua Selatan Penulis  Rabu, 24 Januari 2018 11:47 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,- Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Merauke menggelar sosialisasi undang-undang Republik Indonesia (RI) Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Kegiatan dilaksanakan di Balai Kampung Kuprik, Distrik Semangga, Selasa (23/1/18).

Kepala Distrik Semangga, Jimmy Rohrohmana mengatakan sosialisasi mengenai perlindungan anak sangat penting, baik di tingkat distrik, kelurahan maupun kampung. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami mengenai undang-undang perlindungan anak sehingga dengan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.


Dijelaskan, di Distrik Semangga anak putus sekolah masih sangat tinggi dan ini berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. “Anak-anak putus sekolah akan berdampak pada tingkah laku mereka, karena mereka terpengaruh dengan lingkungan maupun semasa teman-teman yang putus sekolah. Selain itu, mereka akan terjerumus dengan hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.


Menurutnya, pengetahuan aparat kampung maupun kelurahan dinilai sangat penting guna memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak melakukan kekerasan terhadap anak. “Kegiatan ini merupakan program LPA Kabupaten Merauke untuk melakukan sosialisasi ke distrik, kelurahan maupun kampung-kampung terkait dengan sosialisasi undang-undang perlindungan anak,”tandasnya.

Dibaca 150 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.