Pemerintah Kota Jayapura akan Membatasi Beras Masuk | Pasific Pos.com

| 18 October, 2018 |

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano menanam bibit padi dalam acara pencanagan gerakan tanam padi 2018 di Kota Jayapura. Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano menanam bibit padi dalam acara pencanagan gerakan tanam padi 2018 di Kota Jayapura.

Pemerintah Kota Jayapura akan Membatasi Beras Masuk

Ekonomi & Bisnis Penulis  Selasa, 23 Januari 2018 18:01 1
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

JAYAPURA, - Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi mengatakan, akan membatasi beras yang masuk ke Kota Jayapura untuk memberikan kesempatan kepada petani di Kota Jayapura memasarkan komoditas beras lokal.

"Saya akan berkoordinasi dengan Bulog terkait Pembatasan beras dari luar. Pemasaran tugasnya pemerintah," kata Benhur di Koya Barat, Distrik Muara Tami, Selasa (23/1/18).


Kata Benhur, pembatasan beras yang masuk ke Kota Jayapura supaya petani gembira dengan produksi padi yang setiap tahun dinilai luar biasa terus mengalami peningkatn produksi.


"Ini bisa membantu hasil produksi dan penjuakan beras lokal dari petani menjadi lebih baik. Beras Koya sudah ada di supermarket bahkan ada juga yang dikirim ke luar Papua," kata Benhur.


Untuk itu, kata Benhur, Pemerintah Kota Jayapura terus melakukan pengawasan terhadap bibit padi yang sudah ditanam sehingga tumbuh subur agar menghasilkan padi yang banyak dan sehat.

"Untuk meningkatkan perekonomian petani. Tinggal kami menambah lahan saja untuk meningkatkan produksi petani. Jangan kita hanya tanam-tanam saja tapi hasilnya tidak ada," kata Benhur.


Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura, Jean Hendtrik Rollo mengatakan, dengan membatasi beras masuk maka komoditas pangan pertanian di Kota Jayapura bisa meningkat. pihaknya juga terus berusaha agar kebutuhan pangan di Kota Jayapura tercukupi.

"Dengan menggunakan mesin tranplanter, Pemerintah Kota Jayapura optimis bisa meningkatkan jumlah panen. Dari yang tadinya dua kali masa panen setahun, sekarang menjadi tiga kali," kata Jean.

"Ada 550 hektar. Kalau menggunakan tenaga manual dua hektar 20 orang per hari, sedangkan menggunakan mesin bisa menghemat tenaga. Pemerintah Kota Jayapura targetkan panen pertama 1.600 ton beras musim tanam pertama," kata Jean menambahkan.

Dibaca 436 kali

1 comment

  • Comment Link anis 21/ 08/ 2018 posted by anis

    Mohon data tentang luas sawah yang sudah dialih fungsikan dan sawah yang masih ada di kelurahan koya timur, tks

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.