Kasus KLB Asmat Jangan Dikaitkan Dengan Politik | Pasific Pos.com

| 15 August, 2018 |

Ketua Komisi III DPR Papua, Carolus Bolly, SE, MM. Ketua Komisi III DPR Papua, Carolus Bolly, SE, MM.

Kasus KLB Asmat Jangan Dikaitkan Dengan Politik

Sosial & Politik Penulis  Jumat, 19 Januari 2018 21:18 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

Jayapura - Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua, Carolus Bolly, SE, MM mengaku wabah penyakit yang menyerang masyarakat di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, yang telah mengakibatkan kematian 61 anak di bawah lima tahun (balita) merupakan murni kejadian luar biasa (KLB) yang tidak bisa disangkutkan atau dimanfaatkan untuk kepentingan politik.

Hal itu mengingat Papua akan menghadapi pemilihan kepada daerah (pilkada). “Yang perlu dilakukan saat ini adalah langkah-langkah tepat, strategis, cepat untuk mengatasi persoalan itu yang penting, saya kira orang yang berpandangan dan berpendapat untuk kaitkan masalah itu dengan politik kita hormati saja," katanya kepada wartawan, jumat (19/1/18).


Carolus kembali menegaskan, saat ini Papua akan menggelar Pilkada Gubernur, sehingga ia berharap kasus KLB yang terjadi di Asmat ini tidak mengarah dan kaitkan dengan politik.


Dirinya meminta dinas terkait yang bertanggung jawab langsung dalam hal ini, Dinas Kesehatan Papua, P2KP Papua maupun Pemerintah Kabupaten Asmat sendiri.


“Tentu kita berharap bisa mengambil langkah yang cepat dan tepat untuk mengatasi masalah ini.” harapnya.


Disinggung anggaran yang diberikan cukup besar kepada Kabupaten di Papua, pihaknya mengaku meski dari komisi III yang membidangi anggaran tidak bisa langsung menjustifikasi apakah anggaran yang tidak disalurkan dengan baik untuk mengatasi permasalahan dilapangan. “Kita harus bijak, harus objektif dan juga harus melihat ini dari alur juga koridor yang sebenarnya.” ungkapnya.


Lanjut dikatakannya, institusi pemeriksa yakni Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang akan memantau posisi penggunaan anggaran dan melakukan pemeriksaan dilapangan sejauh mana penggunaan dan ketepatan dari pada anggaran-anggaran tersebut.


Oleh karna itu, dalam posisi dengan kejadian ini terus kita kaitan dengan uang, saya rasa tidak bisa lebih awal menjustifikasi orang atau pihak-pihak tertentu. tutupnya.

Dibaca 335 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.