Tim Dokter Serahkan Hasil Tes kesehatan ke KPU Papua | Pasific Pos.com

| 27 May, 2018 |

Penandatangan berita acara penyerahan hasil pemeriksaaan serangkaian tes kesehatan bagi para calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah yang akan mengikuti pilkada serentak 2018 di Provinsi Papua oleh Tim Dokter yang terdiri dari IDI, dan Himpsi kepada KPU Papua. Penandatangan berita acara penyerahan hasil pemeriksaaan serangkaian tes kesehatan bagi para calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah yang akan mengikuti pilkada serentak 2018 di Provinsi Papua oleh Tim Dokter yang terdiri dari IDI, dan Himpsi kepada KPU Papua.

Tim Dokter Serahkan Hasil Tes kesehatan ke KPU Papua

Headline Penulis  Rabu, 17 Januari 2018 23:32 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA, - Tim Dokter yang terdiri dari IDI, dan Himpsi menyerahkan hasil pemeriksaaan serangkaian tes kesehatan bagi para calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah yang akan mengikuti pilkada serentak 2018 di Provinsi Papua.

Berkas yang diserahkan tersebut kurang lebih 50 berkas yang terdiri dari hasil pemeriksaan dua pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, empat pasangan calon Bupati/wakil Kabupaten Biak Numfor, Tujuh pasangan calon Bupati/Wakil Kabupaten Mimika, Dua pasangan calon Bupati/Wakil Mamteng, lima pasang calon Bupati/wakil Kabupaten Paniai, dua pasang calon Bupati/Wakil Puncak, Empat pasang Calon Bupati/wakil Kabupaten Deiyai dan satu pasang calon Bupati /wakil kabupaten Jayawijaya.


“jadi hasil ini sudah kami terima, untuk selanjutnya dilakukan pleno dan disampaikan secara terbuka di website KPU,” kata Ketua KPU Adam Arisoy usai penyerahan hasil tersebut, Rabu (17/1/18).


Ia menambahkan rencana pleno sendiri akan dilakukan setelah semua komisoner KPU berada di tempat, lantaran saat ini, beberapa anggota KPU sedang melaksanakan tugas di luar daerah dalam rangka vaktualisasi.


Ketua IDI Wilayah Papua, Purwatmodjo Gunawan mengatakan, hasil yang diberikan adalah murni hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh seluruh pasangan calon, sebagaimana rujukan dari KPU.


Ia menjamin netralitas serta profesionalisme tim medis diterjunkan langsung selama proses pemeriksaan berlangsung, bahkan dirinyapun ikut memonitoring.


“soal jaminan netralitas, seluruh pemeriksaan serta hasil sebagaimana hasilnya dilakukan tanpa tekanan. Dirut RS ataupun Wadirut pelayanan medis juga tidak ikut campur. Jadi ini murni dilakukan, dimana IDI hanya meminjam tempat, dokter dan peralatannya,saya juga turun langsung memonitoring pelaksanaan pemeriksaan ini,” katanya.


Menyinggung soal adanya tudingan terkait dipilihkan RSUD Dok II sebagai tempat pemeriksaan kesehatan, menurutnya karna RSUD Dok II adalah RS milik pemerintah, dimana berdasarkan ketentuan KPU pusat, RS yang ditunjuk adalah RS Pemerintah.


“ jadi RS Pemerintah itu bisa dari RSUD, RS TNI atau Polri yang penting RS pemerintah yang memiliki tipe A atau sederajat, sehingga dari seluruh RS yang ada di Jayapura, RSU Jayapura adalaah yang paling memungkinkan, karena masuk tipe B dan memiliki kelengkapan seperti RSU Tipe A dan memiliki dokter spesialis lengkap,” tandasnya sembari menambahkan hasil tersebut dijamin rahasianya untuk selanjutnya menjadi tugas KPU menyampaikannya.


Sementara, Ketua Tim Pemeriksa Kesehatan Gubernur/Wakil Gubernur dan Bupati/Wakil Bupati Pada Pilkada Serantak 2018 di Papua, dr Samuel Maripadang Basso, mengatakan semua proses pemeriksaan para calon Gubernur maupun Bupati berjalan sesuai jadwalnya, meski dalam pelaksanaannya tidak selalu on time.


“ Semua berjalan lancar, semua pasangan calon sudah melakukan pemeriksaan ditutup dengan pemeriksaan psikotes oleh calon Gubernur, Lukas Enembe, menyusul pemeriksaan beberapa tes kesehatan yang sudah dilakukan pekan lalu,” katanya.

Dibaca 635 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.